Struktur Kontrol If pada PHP

Struktur Kontrol If pada PHP

Struktur Kontrol If pada PHP

Sudah mulai terbiasa dengan PHP? OK, kali ini kita belajar lebih dalam lagi. Minggu ini PCplus akan memperkenalkan bagaimana cara skrip PHP mengambil keputusan dengan struktur kontrol If. Struktur kontrol If ini memiliki beberapa variasi, yaitu:

If

If … Else

If … ElseIf … Else

Kita mulai dari yang paling sederhana, yaitu If.

Struktur kontrol If digunakan untuk mengambil keputusan apabila hanya ada sebuah kondisi yang memerlukan pengambilan keputusan. Jika kondisi tersebut bernilai true, maka skrip program yang terletak di dalam blok if akan dieksekusi, sedangkan jika false, maka blok program tersebut akan dilewati. Sintaks dari struktur kontrol If adalah sebagai berikut:

If (kondisi)

pernyataan;

atau

If (kondisi) {

pernyataan;

pernyataan;

}

Sebagai contoh penggunaan struktur kontrol If ini akan diberikan sebuah skrip yang sederhana sebagai berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Struktur IF </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$tes = true;

echo(“Nilai \$tes = $tes”);

echo(“<BR>”);

if ($tes == true) {

echo(‘Teks ini muncul karena nilai $tes = true’);

}

?>

</BODY>

</HTML>

Simpan dengan nama if.php. Jika dijalankan pada browser hasilnya akan nampak seperti gambar 1. Jika nilai $tes Anda ganti dengan false, maka yang muncul pada browser hanyalah tulisan “Nilai $tes =”. Mengapa demikian? Skrip PHP menggantikan nilai true dengan 1 dan false dengan 0 atau tidak ada nilai sama sekali.

Perhatikan baik-baik fungsi echo() yang muncul pada skrip tersebut. Ada tiga fungsi echo() yang muncul, dua yang pertama menggunakan tanda petik ganda dan yang terakhir menggunakan tanda petik tunggal. Anda bisa perhatikan perbedaan yang terjadi pada hasil yang muncul di browser.

Perhatikan juga tanda sama dengan pada pernyataan if ($tes == true) ada dua! Hal ini berbeda dengan pernyataan pada bagian awal skrip yaitu $tes = true. Pernyataan $tes = true adalah pemberian nilai variabel, sehingga tanda sama dengannya hanyalah satu. Tapi pada pernyataan if ($tes == true) sifatnya adalah membandingkan apakah nilai $tes adalah true, sehingga tanda sama dengannya ada dua. Jangan sampai Anda lupa pada aturan ini, karena PHP mendukung pemberian nilai variabel langsung pada sebuah pernyataan. Jadi jika Anda menuliskan if ($tes = true) – hanya dengan satu tanda sama dengan – itu sama artinya dengan memberi nilai $tes dengan true. Akibatnya struktur kontrol if tersebut akan selalu bernilai true sehingga jalannya skrip secara keseluruhan akan salah.

Bentuk kedua dari struktur kontrol if adalah if … else. Sintaks dari struktur kontrol ini adalah sebagai berikut:

If (kondisi) {

pernyataan1;

} else {

pernyataan2;

}

Penggunaan struktur if … else mirip dengan penggunaan struktur if, namun memiliki kelebihan yaitu alternatif tindakan apabila kondisi yang dihadapi tidak sesuai. Sebagai contoh akan diberikan penggunaan skrip PHP untuk menentukan apakah sebuah bilangan bersifat genap atau ganjil.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Struktur IF … ELSE </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$bilangan = 5;

$tes = $bilangan % 2;

if ($tes == 1) {

echo(“Bilangan $bilangan adalah ganjil”);

} else {

echo(“Bilangan $bilangan adalah genap”);

}

?>

</BODY>

</HTML>

Simpan skrip tersebut dengan nama ifelse.php. Jika dijalankan pada browser hasilnya adalah seperti pada gambar 2.

Pada skrip tersebut terdapat operator dengan karakter persen (%) yang berarti adalah modulus. Modulus adalah proses pembagian dua bilangan dengan mengambil sisa pembagian sebagai hasilnya. Jadi jika ada persamaan y = 10 % 3, berarti nilai y adalah 1 karena 10 dibagi 3 menghasilkan 3 dengan sisa pembagian 1. Dalam skrip di atas penentuan apakah sebuah bilangan merupakan bilangan ganjil atau genap adalah dengan membaginya dengan dua. Jika sisa pembagian adalah 1 maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil. Jika tidak – artinya sisa pembagian adalah 0 – maka bilangan tersebut adalah bilangan genap.

Bentuk ketiga dari struktur kontrol if adalah if … elseIf … else. Struktur ini juga hampir sama dengan kedua struktur di atas, hanya saja memberikan lebih banyak kemungkinan kondisi dan keputusan yang diambil. Sintaksnya adalah sebagai berikut:

If (kondisi1) {

Pernyataan1;

} Elseif (kondisi2) {

Pernyataan2;

. . .

} Elseif (kondisiN) {

PernyataanN;

} else {

pernyataan;

}

Contoh penggunaan If…ElseIf…Else adalah sebagai berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> ELSE IF </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

$a = 5;

$b = 7;

echo(“\$a = $a <BR>”);

echo(“\$b = $b <BR>”);

if ($a < $b) {

echo(‘$a lebih kecil daripada $b’);

} elseif ($a == $b) {

echo(‘$a sama dengan $b’);

} else {

echo(‘$a lebih besar daripada $b’);

}

?>

</BODY>

</HTML>

Simpanlah skrip tersebut dengan nama elseif.php. Jika dijalankan pada browser hasilnya akan nampak seperti gambar 3.

Pada contoh di atas dibandingkan dua buah bilangan yaitu a dan b. Proses pembandingan tersebut akan memberikan 3 kemungkinan, yaitu a lebih kecil daripada b, a sama dengan b, dan a lebih besar daripada b.

Struktur kontrol if juga mengenal bentuk alternatif. Bentuk alternatif tersebut adalah dengan mengganti tanda kurung kurawal ({}) dengan tanda titik dua (:) dan di akhir blok ditutup dengan endif. Jadi contoh ketiga di atas dapat dituliskan dengan bentuk sebagai berikut:

Baca Juga :

Form HTML dengan PHP

Form HTML dengan PHP

Form HTML dengan PHP

Jika Anda aktif melakukan browsing di dunia maya, Anda pasti tidak asing dengan form HTML. Form HTML ini dijumpai misalnya pada saat Anda diminta mengisi formulir pendaftaran di suatu situs, mengisi buku tamu, mengisi jajak pendapat, dan lain-lain. Nah, jika form tidak lagi asing bagi Anda, mungkin yang terasa asing adalah bagaimana form tersebut diolah.

Skrip-skrip seperti PHP, ASP, JSP, dan juga Perl dapat digunakan untuk mengolah form HTML tersebut. Tentu saja kali ini kita akan berbicara mengenai bagaimana mengolah form HTML dengan menggunakan PHP.

Untuk menyegarkan kembali ingatan Anda tentang form HTML, berikut akan diberikan sintaks penggunaan form HTML tersebut:

<FORM [NAME=namaform] METHOD={post|get} ACTION=pengolah>

…komponen form…

</FORM>

Untuk mengatur agar form tersebut diolah oleh skrip PHP, maka argumen ACTION harus diisi dengan nama sebuah file PHP. File inilah yang nantinya akan mengolah form tersebut.

Pertanyaan berikutnya adalah: apanya yang diolah? Tentu saja adalah input yang diberikan kepada form form tersebut. Seperti kita tahu, komponen form HTML dapat berupa kotak teks, radio button, dan check box. Nah, nilai-nilai yang diberikan ke dalam komponen-komponen inilah yang nantinya diolah. Nilai-nilai tersebut nantinya akan “ditangkap” oleh skrip PHP dan disimpan dalam bentuk variabel. Nama variabel yang menyimpannya sama dengan nama komponen form HTML yang didefinisikan oleh argumen NAME. Perhatikan contoh form berikut ini:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Form </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<FORM NAME=”contoh” METHOD=”post” ACTION=”proses.php”>

Nama <INPUT TYPE=”text” NAME=”nama”> <BR>

Umur <INPUT TYPE=”text” NAME=”umur”> <BR>

Email <INPUT TYPE=”text” NAME=”email”> <BR>

<INPUT TYPE=”submit”>

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Simpanlah form ini dengan nama cthform.html.

Nantinya jika form tersebut di-submit, input berupa nama, umur, dan email akan diolah di file proses.php. Di dalam file proses.php ini nantinya akan dikenal variabel dengan nama $nama, $umur, dan $email sesuai dengan nama komponen form HTML. Namun sayangnya hal ini tidak lagi berlaku sejak PHP 4.2.0, karena nilai register_globals di php.ini adalah off. Sebelum PHP 4.2.0 nilai register_globals adalah on. Sebagai gantinya, PHP memperkenalkan superglobals array untuk menangkap variabel-variabel tersebut. Superglobal arrays tersebut adalah $_POST dan $_GET. Penggunaan kedua variabel ini tergantung dari METHOD yang digunakan oleh form HTML.

Kedua array ini bersifat asosiatif dan sebagai indeksnya adalah nama dari komponen form HTML yang didefinisikan oleh argumen NAME. Jadi untuk contoh form di atas, pada file proses.php akan dikenal array dengan nama $_POST[‘nama’], $_POST[‘umur’], dan $_POST[’email’].

Tentu saja Anda bebas mengganti nilai register_globals di php.ini sesuai keinginan Anda, akan tetapi jika nantinya Anda membuat aplikasi dan web hosting Anda lakukan di suatu server yang nilai register_globalsnya adalah off, maka aplikasi Anda tidak akan jalan. Jadi akan lebih aman jika Anda menggunakan $_POST dan $_GET.

Sebagai alternatif, sejak PHP 3 juga tersedia array dengan nama $HTTP_POST_VARS dan $HTTP_GET_VARS. Kedua array ini bersifat asosiatif dan sebagai indeksnya adalah nama dari komponen form HTML yang didefinisikan oleh argumen NAME. Jadi untuk contoh form di atas, pada file proses.php akan dikenal array dengan nama $HTTP_POST_VARS[‘nama’], $HTTP_POST_VARS[‘umur’], dan $HTTP_POST_VARS[’email’].

Dengan pemahaman tersebut, sekarang kita akan membuat file proses.php yang mengolah input dari cthform.html di atas.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Proses </TITLE>

</HEAD>

<BODY BGCOLOR=#FFFFFF>

<?

$nama = $_POST[‘nama’];

$umur = $_POST[‘umur’];

$email = $_POST[’email’];

Echo “<H1> Hallo $nama </H1>”;

?>

<H2> Selamat Datang Di Situs Kami </H2>

<?

Echo “Umur Anda saat ini adalah “;

Echo “$umur tahun <BR>”;

Echo “Alamat email Anda adalah “;

Echo “$email”;

?>

</BODY>

</HTML>

Untuk mencoba aplikasi tersebut ada dua cara yang dapat digunakan. (Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena seringkali para pemula melakukan kesalahan). Cara yang pertama adalah menjalankan file cthform.html secara offline atau mudahnya dengan mengklik ganda file tersebut. Cara ini sangat lazim dilakukan karena file berekstensi .html telah terasosiasi dengan browser sehingga klik ganda terhadap file tersebut akan otomatis menjalankan browser. Jika cara ini yang Anda lakukan, maka Anda harus mengedit cthform.html di bagian tag <FORM> menjadi sebagai berikut:

<FORM NAME=”contoh” METHOD=”post” ACTION=”http://localhost/proses.php”&gt;

Sesuaikan nilai ACTION dengan letak file proses.php di komputer Anda.

Cara kedua adalah dengan menjalankan file cthform.html secara online, jadi file tersebut dipanggil dengan menuliskan http://localhost/cthform.html di bagian address browser. Jika file cthform.html dan proses.php terletak dalam 1 direktori yang sama, maka file cthform.html di atas tidak perlu Anda edit lagi.

Jika file cthform.html dijalankan, hasilnya akan terlihat seperti gambar 1.

Setelah file cthform.html Anda jalankan, isikan form tersebut sesuai dengan kehendak Anda. Sebagai contoh, PCplus mengisi form tersebut dengan nama: Yahya, umur: 17, dan email: [email protected] Jika form tersebut di-submit, hasil yang diberikan akan seperti gambar 2.

Verifikasi form

Dalam pembuatan form, tentunya Anda ingin agar form tersebut diisi dengan benar. Untuk itu diperlukan suatu verifikasi form. Verifikasi form dapat dibuat dengan PHP (server side script) dan dapat juga dibuat dengan client side script seperti misalnya JavaScript. Jika verifikasi form tidak memerlukan data-data dari server sebagai pembanding, maka sebaiknya digunakan client side script. Pertimbangannya adalah client side script tidak memerlukan bandwidth karena langsung diolah oleh browser.

Berikut akan diberikan contoh verifikasi form baik menggunakan PHP maupun JavaScript.

Contoh yang pertama adalah verifikasi dengan menggunakan PHP. Ubahlah sedikit file form.htm pada atribut ACTION tag <FORM> dari “proses.php” menjadi “valid.php”. Kemudian buatlah file valid.php sebagai berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Verifikasi </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<?

// Verifikasi

$pesan = “Tekan tombol Back browser Anda”;

if (empty($_POST[‘nama’])) {

echo “Anda belum memasukkan nama Anda <BR>”;

echo “$pesan”;

} elseif (empty($_POST[‘umur’]) || ($_POST[‘umur’] < 0) || (!is_numeric($_POST[‘umur’]))) {

echo “Input umur Anda salah <BR>”;

echo “$pesan”;

} elseif (empty($_POST[’email’]) || (!ereg(“@”,$_POST[’email’]))) {

echo “Periksa kembali email Anda <BR>”;

echo “$pesan”;

} else {

$nama = $_POST[‘nama’];

$umur = $_POST[‘umur’];

$email = $_POST[’email’];

Echo “<H1> Hallo $nama </H1>”;

?>

<H2> Selamat Datang Di Situs Kami </H2>

<?

Echo “Umur Anda saat ini adalah “;

Echo “$umur tahun <BR>”;

Echo “Alamat email Anda adalah “;

Echo “$email”;

}

?>

</BODY>

</HTML>

Sekarang coba jalankan file form.htm dengan sengaja melakukan beberapa kesalahan, misalnya tidak mengisi nama, mengisi umur dengan bilangan negatif atau dengan karakter selain bilangan, mengisi alamat email tanpa tanda “@”. Setelah Anda menekan tombol submit, maka akan nampak pesan kesalahan sesuai dengan kesalahan yang Anda lakukan. Tetapi jika Anda mengisi form tersebut dengan benar, maka Anda akan menerima ucapan selamat datang.

Contoh yang kedua adalah verifikasi form dengan menggunakan JavaScript. Buatlah sebuah form baru dengan nama javaform.html sebagai berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> Form </TITLE>

<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>

function pesan() {

var ceknama = document.forms[0].elements[0].value;

var cekumur = document.forms[0].elements[1].value;

var cekemail = document.forms[0].elements[2].value;

if (ceknama.length == 0) {

window.alert(“Anda belum memasukkan nama Anda”);

} else {

if ((cekumur < 0) || (isNaN(cekumur)) || (cekumur.length == 0)) {

window.alert(“Input umur Anda salah”);

} else {

if ((cekemail.length == 0) || (cekemail.indexOf(“@”,1) == -1)) {

window.alert(“Periksa kembali alamat email Anda”);

} else {

document.forms[0].submit();

}

}

}

}

</SCRIPT>

</HEAD>

<BODY BGCOLOR=#FFFFFF>

<H1> Selamat Datang di Situs Kami </H1>

Silakan isi identitas Anda <BR>

<FORM NAME=”identity” METHOD=”post” ACTION=”proses.php”>

<PRE>

Nama : <INPUT TYPE=”text” NAME=”nama”>

Umur : <INPUT TYPE=”text” NAME=”umur”> tahun

Email : <INPUT TYPE=”text” NAME=”email”>

<INPUT TYPE=”button” VALUE=”Submit” onClick=pesan()>

</PRE>

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Pada form ini, jika Anda melakukan kesalahan pengisian, maka file proses.php tidak akan dipanggil, tetapi akan muncul kotak dialog yang berisi pesan kesalahan sesuai dengan kesalahan yang dilakukan. Kotak dialog tersebut kurang lebih akan terlihat seperti gambar.

Sumber : https://fascinasiansblog.com/

Membuat Fungsi PHP

Membuat Fungsi PHP

 

alasan saya mengambil artikel ini hanya ingin menyebarluaskan ilmu computer kepada para pembaca. Untuk penulis saya mohon maaf jika saya mengambil artikel anda tampa ijin.

Kehandalan yang nyata dari PHP adalah dari fungsi yang dimilikinya. Dalam PHP – terdapat lebih dari 700 fungsi built-in Fungsi yang tersedia. Pada tutorial ini kita akan diperlihatkan bagaimana membuat fungsi buatan sendiri. untuk referensi dan conto

Membuat Fungsi PHP

h dari fungsi buit-in, silahkan kunjungi PHP Reference.

Fungsi adalah sebuah  block dari code yang dapat di eksekusi kapan saja dibutuhkan.

  • Semua fungsi dimulai dengan kata  “function()”
  • Nama fungsi akan dimengerti  dengan namanya . Nama dapat dimulai dengan sebuah huruf atau garis bawah (bukan angka)
  • Tambahkan sebuah “{“  – awal code fungsi setelah kurung kurawal
  • masukan code fungsi
  • Tambahkan sebuah  “}”  – Fungsi diakhiri dengan tanda kurung kurawal

Contoh

sebuah fungsi sederhana untuk menampilkan  my name bila dipanggil

<html> <body>
<?php  function writeMyName()   {   echo "Zulidamel Badri";
  } writeMyName(); ?>
</body> </html>

Menggunakan Fungsi PHP

Sekarang kita gunakan fungsi dalam script PHP

<html> <body>
<?php
function writeMyName()   {
  echo "Zulidamel Badri";
  }
echo "Hello world!<br />";
echo "My name is ";
writeMyName();
echo ".<br />That's right, ";
writeMyName();
echo " is my name.";
?>
</body> </html>

Hasil dari code di atas adalah :

Hello world! My name is Zulidamel Badri. That's right,
Zulidamel Badri is my name.

Fungsi PHP – ditambahkan parameter

Mulanya fungsi (writeMyName()) sangat sederhana. hanya menampilkan sebuah string statis.

Untuk menambahkan kegunaan  sebuah fungsi, kita data menambahkan parameter. parameter sama juga dengan sebuah variable.

Kamu mungkin telah mencatat tanda kurung setelah nama fungsi, seperti: writeMyName(). parameter ditempatkan di dalam tanda kurung

.Contoh 1

Contoh berikut ini akan menampilkan nama pertama yang berbeda, tetapi nama terakhir yang sama

<html> <body> <?php function writeMyName($fname)
{   echo $fname . " Rusyid.<br />";   }
echo "My name is "; writeMyName("Erwin");
 echo "My name is ";
writeMyName("Zul");
echo "My name is "; writeMyName("Yen");
echo "My name is "; writeMyName("Yen"); ?>
</body> </html>

Hasilnya seperti berikut:

My name is Erwin Rusyid.
My name is Zul Rusyid. My name is Yen Rusyid.
My name is Linda Rusyid.

Contoh 2

Fungsi berikut mempunyai 2 parameter:

<html> <body>
<?php function writeMyName($fname,$punctuation)   {
echo $fname . " Rusyid" . $punctuation . "<br />";   }
echo "My name is "; writeMyName("Erwin",".");
echo "My name is "; writeMyName("Zul","!");
echo "My name is "; writeMyName("Yen","...");
echo "My name is "; writeMyName("Linda","..."); ?>
</body> </html>

Hasilnya seperti berikut:

My name is Erwin Rusyid. My name is Zul Rusyid!
My name is Yen Rusyid...
My name is Linda Rusyid...

Fungsi PHP – Menghasil nilai

Fungsi juga dapat digunakan untuk menghasilkan nilai.

Contoh

<html> <body>
<?php function add($x,$y)   {   $total = $x + $y;
return $total;   }
echo "1 + 16 = " . add(1,16) ?> </body> </html>

Hasil dari code di atas adalah :

1 + 16 = 17

Sumber : https://usgsprojects.org/

Protes dengan Hasil Penerimaan Siswa Baru, MTsN 1 Bukittinggi Ini Digembok Warga

Protes dengan Hasil Penerimaan Siswa Baru, MTsN 1 Bukittinggi Ini Digembok Warga

Protes dengan Hasil Penerimaan Siswa Baru, MTsN 1 Bukittinggi Ini Digembok Warga

Tanpa diduga, Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Gulai Bancah, Bukittinggi digembok warga

, Senin 20 Juni 2016. Di atas gembok itu terpajang kertas karton biru bertuliskan ‘dilarang membuka gembok tanpa musyawarah dengan tokoh masyarakat Gulai Bancah’.

Aksi penggembokan sekolah ini sangat disesalkan pihak sekolah, karena pada hari yang bersamaan, atau pada hari ini di MTsn 1 Bukittinggi juga dilakukan Syahadah Tahfizh Siswa Madrasah (MI, MTs dan MA), serta Pengukuhan Tim Pembina Tahfizh Kota Bukittinggi yang mengundang pemerintah Kota Bukittinggi.

Tak pelak, pihak sekolah, serta pengunjung dan siswa yang mau mendaftar ulang ke sekolah tersebut terpaksa menumpang masuk melalui lingkungan sekolah MAN 1 Model Bukittinggi, yang persis berada di belakang sekolah tersebut.

Terkait penggembokan tersebut, Kepala Kemenag Kota Bukittinggi M. Nur mengatakan

, dia memang mendapat kabar dari pihak sekolah tentang penggembokan MTsN 1 Bukittinggi yang dilakukan oleh masyarakat tadi malam.

“Bahkan katanya, juga ada yang mengatasnamakan dari tokoh masyarakat, yang merasa tidak puas dengan hasil penerimaan siswa baru. Penerimaan itu sebenarnya telah diatur dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam, yang mana ada dua inti di dalamnya, yakni waktu tidak sama dengan dinas, dan yang kedua andaikata jumlah siswa melebihi kapasitas, dilakukan tes. Jadi tidak ada istilah pesanan dan titipan,” ungkap M.Nur.

Dikatakan juga oleh M.Nur, sebenarnya pihak sekolah juga paham dan maklum, karena MTsN 1 Bukittinggi

berada di Tanah Ulayat Gulai Bancah semenjak dulu. Pihak sekolah juga telah menerima dan memberikan fasilitas tersebut pada anak-anak Gulai Bancah.

“Namun, ternyata yang masuk itu, mohon maaf, ada anak warga yang bukan ber-KK (Kepala Keluarga) Gulai Bancah. Nah, kali ini, berapa banyak anak Gulai Bancah yang harus masuk di MTsN 1 Bukittinggi sesuai permintaan warga, itu nanti bisa minta datanya ke pihak sekolah. Kronologisnya silahkan juga tanyakan ke pihak sekolah,” pungkasnya

 

Baca Juga :

Begini Jadinya Kalau Pelajar Bertemu Bupati Dharmasraya di Masjid di Bulan Ramadan

Begini Jadinya Kalau Pelajar Bertemu Bupati Dharmasraya di Masjid di Bulan Ramadan

Begini Jadinya Kalau Pelajar Bertemu Bupati Dharmasraya di Masjid di Bulan Ramadan

Sekilas tidak ada perbedaan beribadah di Masjid Al Ikhwan Sungai Rumbai dari malam-malam sebelumnya. Masjid terbesar di nagari metro ini selalu ramai oleh jamaah. Tua muda berbondong-bondong memenuhi panggilan Allah SWT tatkala muazzin mengumandangkan azan.

Masjid dengan satu menara ini memang sudah makmur. Ia menjadi pusat peribadaatan Ummat Islam

di nagari dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi Sumatera Barat di wilayah selatan ini.

Namun Shalat Tarawih malam ke 10 Ramadhan di masjid yang telah berdiri sejak tahun 1980 ini terasa lebih berbeda. Jamaah yang hadir melebihi dari biasanya. Jamaah sampai meluber hingga teras masjid. Padalah diperkirakan daya tampung Masjid yang terletak di Jorong Balai Tangah ini tidak kurang 1.500 jamaah.

Rupanya kedatangan Tim Ramadhan Provinsi yang didampingi Bupati Muda Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menjadi magnet lain. Banyak jamaah yang biasanya bertarawih di mushalla sengaja datang ke masjid ini.

Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Bupati Dharmasraya, kehadirannya ditengah masyarakat dipandang

sebagai sesuatu yang istimewa. Itulah yang dirasakan Ridhan, Deon, Abi, Habib dan Iqbal.

Rupanya enam bocah lugu itu tidak mau melepaskan momen kunjungan silaturahmi Safari Ramadhan bupati termuda se Nusantara ini.

“Pak, boleh ndak kami minta tanda tangan Pak Bupati di Buku Agenda Ramadhan kami?,” tanya Ridhan berkonsultasi pada Yudha Topan, Subag Peliputan Bagian Humas dan Protokol.

Mendengar permintaan itu Yudha sontak kaget. Yudha sepertinya berfikir bagaimana kalau ratusan anak lain

yang sudah siap-siap dengan Buku Agenda Ramadhan juga menuntut hal yang sama. Bisa bisa kewalahan rekan-rekan protokoler.

“Boleh ya pak,” rengek Ridhan yang dukung lima teman lainnya.

Sambil senyum Yudha menjawab, “boleh, tunggu sampai acaranya selesai, tapi jangan bilang-bilang sama teman yang lain ya..!!”

“Ngga apa-apa, toh mereka hanya berenam, kita tidak boleh rusak bingkai impian mereka,” kata Yudha kepada staf yang mencoba mengingatkan hal itu.

Selesai rangkaian acara, dengan dibimbing Yudha, enam wiswa Sekolah Dasar itu, mengendap-endap ke arah Bupati.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/dyU4ObH01k96VWt7FbQq74

Dewan Pendidikan Payakumbuh Komit Majukan Pendidikan ke Depan

Dewan Pendidikan Payakumbuh Komit Majukan Pendidikan ke Depan

Dewan Pendidikan Payakumbuh Komit Majukan Pendidikan ke Depan

Dewan Pendidikan (DP) Payakumbuh komit membantu Pemko Payakumbuh dalam meningkatkan mutu pendidikan

di kota ini. Pengurus DP mengaku, punya visi yang sama dengan pemko dalam memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan ke depan. DP punya tanggung jawab moral, jika terjadi kemunduran mutu pendidikan Payakumbuh.
 
Ketua DP Payakumbuh Nedi Rinaldi, SH, kepada GoSumbar, di Payakumbuh, Minggu (12/6), mengatakan, pengurus DP terpilih periode 2016-2021, sebanyak 11 personil, sudah menghadap atau beraudiensi dengan Walikota H. Riza Falepi, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Jumat (10/6).
 

Menurut Nedi Rinaldi, didampingi Wandi Syamsir, pihaknya sepakat untuk berkarya memajukan dunia pendidikan

di Payakumbuh. Karena itu, konsep kerja DP dan program kerja yang telah dimiliki Dinas Pendidikan Payakumbuh, bakal disinergikan untuk  satu tujuan yang sama.
 
“Kita sangat senang, Pak Walikota Riza Falepi, responsif dengan seluruh pengurus DP, dan mendorong DP membuat program kerja yang realistis, sesuai dengan kondisi daerah. Walikota tak ingin, di antara pengurus, hanya sebagai daftar nama dalam kepengurusan, tanpa memberikan kontribusi pemikiran buat lembaga DP,” ungkap Nedi.
 
Walikota juga berpesan, agar DP memberikan kritisi dan solusi dalam rangka membangun dunia pendidikan yang lebih baik kedepan. Selain itu, DP juga diminta walikota, tak bermain politik dalam menjalankan tugas, kata Nedi.
 
Menurut Nedi, pengalamannya sebagai praktisi hukum, dibantu dengan tokoh pendidikan senior di kota ini, seperti Dr. Henny Yusnita Zubir (dosen pasca sarjana ITB), Drs. H. Zulrefri dan sejumlah tenaga pendidikan lainnya, akan mampu memberikan nilai positif terhadap DP. “Kami siap bekerja keras memajukan mutu pendidikan, sebagaimana yang diharapkan Pak walikota,” tegas Nedi.
 

Menurut Nedi, DP Payakumbuh akan mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat

, termasuk DPRD, terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
 
Kemudian, memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi kepada pemerintah daerah/DPRD  mengenai kebijakan, program pendidikan, baik kriteria tenaga pengajar, fasilitas pendidikan, serta mendorong orangtua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan. Selain melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan, program, penyelenggaraan, dan keluaran pendidikan.
 
Pengurus DP yang datang beraudiensi dengan Walikota Riza Falepi yang didampingi Asisten II Setdako H. Amriul, Staf Wahli Walikota Hj. Ruslayetti dan Kabag Kesra Davitra, masing-masing Ketua DP Nedi Rinaldi, Sekretaris DP Yunaidi, Bendahara Azni Zenti, serta delapan anggota, Henny Yusnita Zubir, Herlinda, Dasril, Wandi Syamsir, Ahmad Deski, Adrisman Damir, Wirda Ernieti, dan Dwi Satya Maharani.

Syafrinaldi jadi Rektor UIR yang Baru

Syafrinaldi jadi Rektor UIR yang Baru

Syafrinaldi jadi Rektor UIR yang Baru

Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) Prof DR H Syafrinaldi SH, MCL

terpilih menjadi Rektor Universitas Islam Riau yang baru. Ia berhasil meraih dukungan terbanyak dari calon lainnya DR Nurman, SSos, MSi.

Dalam sidang pemilihan tertutup, Selasa (18/4) yang dilaksanakan gedung Pasca Sarjana, Prof DR Syafrinaldi berhasil meraih 27 suara, sementara DR. Nurman, S.Sos, MSi mendapat dukungan 15 suara.

Sidang pemilihan rektor UIR sendiri memperebutkan 44 suara. Satu suara abstein

dan satu suara tidak hadir karena sakit.

Usai terpilih, Prof Syafrinaldi mengatakan bakal merangkul semua pihak termasuk DR Nurman untuk memajukan UIR kedepannya. Terutama dalam meujudkan visi dan misi UIR 2020 menjadi Universitas Terkemuka di Asia Tenggara.

“Alhamdulillah proses pemilihan rektor UIR hari ini berjalan kondusif dan lancar secara demokrasi.

Tentu ini akan menjadi tugas bersama kami untuk memajukan UIR kedepannya,”ujarnya.

Meskipun bersaing secara demokrasi, Syafrinaldi dan Nurman sudah memiliki kesepakatan, bahwasanya siapapun yang terpilih menjadi Rektor harus didukung bersama.

“Sebelum pemilihan kami sudah sepakat, ini bukan persaingan tetapi persandingan. Tadi setelah pemilihan, beliau (Nurman) bilang menerima apapun hasil pemilihan ini. Jadi tak ada kubu-kubuan, semua harus bersatu memajukan UIR,” ucapnya, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.

Setelah terpilih menjadi Rektor, Ia akan berupaya mewujudkan 4 target khusus yakni UIR sebagai lembaga pendidikan kualitas, maju dibidang riset serta memiliki dakwah islamiyah.

Prof DR Syafrinaldi sendiri bakal dikukuhkan sebagai rektor UIR pada 1 Juli 2017 mendatang

 

Baca Juga :

Lulusan SMK Harus Memiliki jiwa Wirausaha

Lulusan SMK Harus Memiliki jiwa Wirausaha

Lulusan SMK Harus Memiliki jiwa Wirausaha

Penyelenggaraan pendidik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus membekali peserta didik

dengan kemampuan generic yang harus dimiliki oleh setiap lulusan yaitu kecakapan softskill.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Riau Dr H Kamsol saat membuka kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Provinsi Riau, Senin kemarin. “Lulusan SMK agar memiliki karakter yang tangguh, mandiri, bertanggung jawab, kreatif dan berjiwa wirausaha,” ujar Kadisdik Riau.

Karena itu, Kamsol berpesan kepada peserta didik di SMK untuk bisa betul-betul mengusai jurusan yang dipilih

. “Kuncinya selain pada guru, yang tak kalah pentingnya anak didik sendiri,” pesanya dihadapan peserta LKS.

Sementara, Ketua Pelaksana Pahmijan mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan pada 9 sekolah, yakni lomba yaitu SMK Negeri 1 Pekanbaru (3 bidang lomba), SMK Negeri 2 Pekanbaru (6 bidang lomba), SMK Negeri 3 Pekanbaru (3 bidang lomba), SMK Negeri 4 Pekanbaru (1 bidang lomba), SMK Negeri 5 Pekanbaru (4 bidang lomba), SMK Negeri 6 Pekanbaru (2 bidang lomba), SMK Negeri 7 Pekanbaru (2 bidang lomba), SMK Negeri Pertanian Provinsi Riau (5 bidang lomba), SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru (1 bidang lomba).

Melalui kegiatan tersebut, peserta dituntut untuk piawai mengejarkan karya sesuai dengan keahlianya

. Dari ajang ini, akan dihasilkan para juara LKS SMK se Provinsi Riau yang akan mewakili Riau dalam ajang LKS SMK tingkat Nasional di Solo, Jawa Tengah.

“Saya berharap bahwa dengan adanya Lomba Kompetensi Siswa SMK di tingkat Provisni ini dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Riau, khususnya, Indonesia pada umumnya, sehingga suatu waktu lulusan kita nanti dapat sejajar dengan Negara-negara maju dan berkembang lainya,” harap Kasi Pembelajaran dan Peserta Didik SMK, Disdik Riau ini.

Kegiatan LKS SMK tahun ini mengambil tema “Dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Riau Kita Raih Masa Depan Lulusan SMK Yang Kompeten dan Siap Bekerja Secara Profesional”. Materi lomba mengacu pada standard industry dan kisi-kisi LKS SMK tingkat Nasional. Kegiatan LKS dikoordinir oleh Tim Teknis pada setiap sekolah serta aka nada 3 orang Juri yang berasal dari Dunia Usaha dan Dunia Industri.

 

Sumber :

https://www.tripadvisor.com/Profile/ojelmandiri

SMP Juara Gelar Parenting School

SMP Juara Gelar Parenting School

SMP Juara Gelar Parenting School

SMP Juara Pekanbaru kembali melaksanakan Parenting School dengan tema

“Menjadi Orangtua Juara Bahagia” pada Jumat (7/4). Kegiatan ini dihadiri semua orangtua siswa dari kelas 7-9. Pada kesempatan ini sekaligus dilakukan pembagian rapor tengah semester.

Kepala SMP Juara Pekanbaru, Syahrul Fadilah kepada Tribunpekanbaru.com pada kesempatan itu menyebutkan, kegiatan kali ini berbeda dari biasanya, semua orangtua dibagi ke dalam beberapa kelompok, sesuai dengan kelompok binaan pekanan yang disebut sebagai lingkaran bahagia atau mentoring.

“Pembagian kelompok ini bertujuan untuk membuat kedekatan dan pemberian penghargaan oleh mereka dan untuk mereka. Setiap kelompok mencantumkan bintang pada nama pesertanya yang aktif menghadiri pembinaan pekanan. Setelah pemberian kebahagiaan ini, mereka juga dikuatkan melalui dua video pendek yang berisi akan pentingnya ketaqwaan,” ungkap Syahrul.

Menurut Syahrul, pengharapan hanya pada Allah SWT dan mensyukuri semua nikmat

yang sudah Allah karuniakan kepada mereka. Melalui video ini, para orangtua juga diajak untuk mengikuti dua program baru yakni, gerakan shalat subuh berjamaah dan tilawah setiap hari.

“Kegiatan ini ke depannya juga akan di evalusi oleh pihak sekolah melalui home visit di subuh hari, dan pelaporan tilawah kepada mentor masing-masing di setiap pekan. Selanjutnya, dua progam baru ini juga akan menjadi tolak ukur untuk menjadi orangtua teladan yang dipilih pada pembagian rapor kenaikan kelas yang tinggal sekitar tiga bulan lagi,” jelas Syahrul.

Kegiatan ini, kata Syahrul, diisi langsung oleh LSU SMP Juara Pekanbaru, Miss Nur Hasanah, SPsi.

Materi yang disampaikan mulai pukul 08.30-10.30 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian rapor tengah semester. Kegiatan ini sebagai sarana evaluasi tengah semester.

”Kegiatan ini bagian dari proses orangtua dalam membina dan menciptakan siswa juara. Kami berharap orangtua mau bekerjasama dengan sekolah untuk membina anak-anaknya,” ungkap Syahrul.

 

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107293.html

Pengertian Sikap

Pengertian Sikap

Pengertian Sikap

Sikap (attitude) adalah pernyataan evaluatif, baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan terhadap objek, individu, atau peristiwa, (Stephen dan Timothy, 2008:92). Hal ini mencerminkan tentang perasaan seseorang tentang sesuatu. Ada 3 (tiga) komponen utama dari sikap, antara lain:

1. Kognitif atau evaluasi
Kognitif atau evaluasi adalah segmen opini atau keyakinan dari sikap, yang menentukan tingkatan untuk bagian yang lebih penting dari sebuah sikap.

2. Afektif atau perasaan,
Perasaan adalah segmen emosional atau perasaaan dari sebuah sikap, yang menimbukan hasil akhir perilaku.

3. Perilaku atau tindakan
Perilaku atau tindakan adalah sikap merujuk pada suatu maksud untuk berperilaku dalam cara tertentu terhadap sesuatu atau seseorang.
Menurut Muchlas (2005:151) sikap (attitudes) ialah sesuatu yang kompleks, yang dapat didefinisikan sebagai pernyatan-pernyataan evaluatif, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, atau penilaian mengenai objek, manusia, atau peristiwa-peristiwa. Sebahagian sikap terbentuk melalui
proses belajar sosial yang diperoleh dari orang lain.

2. Pembentukan Sikap
Proses pembentukan sikap berlangsung secara bertahap, dimulai dari proses belajar. Proses belajar ini dapat terjadi karena pengalaman-pengalaman pribadi seseorang dengan objek tertentu, seperti orang, benda atau peristiwa, dengan cara menghubungkan objek tersebut dengan pengalaman-pengalaman lain dimana seseorang telah memiliki sikap tertentu terhadap pengalaman itu atau melalui proses belajar sosial dengan orang lain. Ada 3 (tiga) komponen pembentukan sikap, antara lain:

1. Pengalaman pribadi
Pengalaman pribadi diperoleh dari pembentukan sikap dengan melakukan kontak langsung dengan objeknya.

2. Asosiasi
Asosiasi merupakan pemindahan sebahagian atau seluruh sikap terhadap objek lama menuju kepada objek baru, dan akan membentuk sikap yang baru.

3. Proses belajar sosial
Sumber pembentukan sikap yang umumnya terjadi dan kuat sifatnya adalah proses belajar sosial. Kerap kali pembentukan sikap terjadi pada objek-objek yang belum pernah dialami secara langsung. Proses belajar sosial tidak hanya mempengaruhi kepercayaan seseorang, tetapi juga mempengaruhi reaksi-reaksi efektif dan kecenderungan perilaku seseorang.

3. Tipe Sikap
Ada 3 (tiga) tipikal sikap seseorang, antara lain: (Ardana, 2009: 22)
1. Kepuasan kerja, seseorang yang mempunyai tingkat kepuasan kerja yang tinggi akan cenderung menunjukkan sikap positif terhadap pekerjaan, demikian sebaliknya.

2. Keterlibatan kerja, sampai sejauh mana seseorang memihak pada pekerjaannya, berpartisipasi aktif didalamnya serta menanggapi kinerjanya sangat penting bagi organisasi.

3. Komitmen pada organisasi, sampai tingkat mana seseorang pegawai memihak pada organisasinya dan bertekad setia didalamnya.

Baca Juga :