Terinspirasi Wayang, Dua Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Bentuk Karakter Dengan Melukis

Terinspirasi Wayang, Dua Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Bentuk Karakter Dengan Melukis

Terinspirasi Wayang, Dua Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Bentuk Karakter Dengan Melukis

Dua siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, yakni Fahmilhaq Zahran Wibawa dan Carissa Marcheta Bianca Putri dari ratusan murid berbakat bentuk karakter dengan melukis, terinspirasi dari wayang.

Pada dasarnya anak mempunyai bakat dan kemampuan yang terpendam dalam dirinya.

Kita harus memahami karakter mereka dengan menggali kemampuan mereka untuk berani mengekspresikan karsanya dalam sebuah karya. Hal itu disampaikan Agung Sudarwanto, MSn guru seni mengaku takjub pada hasil karya siswa.
Baca Juga : KKN Unisri Kecamatan Jatiyoso Gelar Expo Jajan Kuliner Tradisional

Semua sudah menunjukkan kemampuan terbaik agar bisa turut serta dalam pembukaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2019, tingkat Jawa Tengah di Kota Solo, Selasa (23/4/2019).

“Kehadiran saya cenderung ke pembinaan dan memberikan kesempatan siswa untuk selalu meruang dan mewaktu dalam berekspresi, berkreasi serta berinovasi demi terwujudnya sebuah karya,” ujarnya. Kamis, (25/4/2019)

Baca Juga : MENGENASKAN, Asyik Foto Selfi di Atas Rel KA Jembatan Griyan,

Pajang, Laweyan, Solo, Tubuh Petrik Tersambar KA Gajayana

Agung mengatakan, melalui sajian kolaborasi ini, dirinya berusaha memberikan ruang dan waktu siswa dalam mengekspresikan karsanya dalam bentuk karya. Fahmi ternyata mampu menghasilkan Karya Komik yang dibungkus dalam lakon sang Gatutkaca. Caca mampu menorehkan pensilnya dalam bentuk karyanya “Aku Mendalang”. Yang juga tidak terlepas dari motivasi wali kelasnya Dyah Ellina Indriyani, S.Pd bersama kedua orang tuanya.

Sementara itu, Fahmi, salah satu siswa mengaku bangga terhadap hasilnya.

Apalagi dia menyadari jika dari melukis, bisa memberi pembelajaran yang banyak untuk membentuk karakter siswa, mulai dari kejujuran, kesabaran, kedisplinan dan keuletan pada setiap goresan.

 

Baca Juga :

Unisri Gelar Talkshow Membentengi Mahasiswa dari Faham Radikal

Unisri Gelar Talkshow Membentengi Mahasiswa dari Faham Radikal

Unisri Gelar Talkshow Membentengi Mahasiswa dari Faham Radikal

Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar talkshow di ruang seminar lantai 5 kampus setempat, Kamis (4/4/2019).

Seminar yang mengusung tema Membentengi Pemuda dan Mahasiswa Dari Faham Radikal dan Intoleran itu dibuka oleh Sekretaris Yayasan, Drs. Edi Sasongko, MM.

Dalam kata sambutannya, Edi Sasongko mengucapkan selamat kepada panitia

yang telah menyelenggarakan talkshow tersebut.

“Upaya untuk membentengi diri dari faham radikalisme seperti ini perlu sekali bagi pemuda dan khususnya mahasiswa,” ujarnya.

Untuk itu, ujar Edi, pihaknya berharap dalam acara talkshow itu mahasiswa bisa melakukan dialektika dengan narasumber sehingga mahasiswa mengerti bagaimana membentuk Indonesia yang akan datang agar lebih baik.
Baca Juga : KKN Unisri Kecamatan Jatiyoso Gelar Expo Jajan Kuliner Tradisional

Acara tersebut, menurut Yonathan Prasetio selaku Ketua Pelaksana acara, diikuti oleh 150 mahasiswa terdiri dari mahasiswa semester 2, 4, 6.

“Mereka juga merupakan aktivis dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa(UKM) dan BEM di Unisri,” ujarnya, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim Humas Unisri, Yona Ervina ke Joglosemarnews.
Baca Juga : Mahasiswa Unisri Gelar Sekolah Gencar Karakter

Seminar tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Drs Dian Nafi

(Pengasuh Ponpes Al Muayyad Windan Sukoharjo), Chamidi (Eks Napiter Surakarta ) dan Dr Sutoyo, MPd (selaku akademisi).

Menurut Dr. Sutoyo, MPd, paham radikal dan intoleran di lingkungan kampus memungkinkan terjadi. Pasalnya, para mahasiswa memiliki latar belakang yang berbeda-beda, sehingga hal itu menjadi salah satu celah yang dapat dimasuki.

Talkshow yang dipandu oleh Yudhistira Pandu itu menekankan bahwa tema pada seminar tersebut baik untuk didiskusikan di semua kalangan dan tingkatan.
Baca Juga : Meriah, Peringatan HUT ke-74 RI di TK/SD Kristen Widya Wacana Warungmiri

Mahasiswa, ujarnya, boleh jadi adalah tingkatan dengan potensi terpapa

r lebih tinggi ketimbang yang lain, karena mahasiswa punya akses yang lebih banyak dan lebih bebas.

Acara talkshow tersebut merupakan salah satu upaya untuk membuat mereka tetap pancasila, dengan azas sederhana, mengutamakan kepentingan kebersamaan dibanding kepentingan golongan dan diri sendiri.

Sutoyo mengatakan, acara-acara seperti itu harus secara kontinyu diselenggarakan demi menanamkan nilai-nilai Pancaila pada generasi muda. suhamdani

 

Sumber :

https://www.anythingbutipod.com/rukun-shalat/

Latihan USBN SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Diawali Salat Duha dan Doa Bersama

Latihan USBN SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Diawali Salat Duha dan Doa Bersama

Latihan USBN SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Diawali Salat Duha dan Doa Bersama

Sebanyak 57 siswa kelas VI SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo mengikuti latihan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Senin-Rabu (25-27/3/2019). Jadwal latihan USBN hari pertama Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, dan hari ketiga IPA.

SD Muhammadiyah PK Kottabarat berupaya meraih hasil optimal dalam agenda latihan USBN ini.

Siti Junaidati, salah satu guru kelas VI mengungkapkan bahwa latihan tingkat kota bisa dijadikan tolok ukur perolehan nilai dan rata-rata sekolah untuk USBN.

“Kami mempersiapkan latihan USBN ini seperti menyiapkan USBN yang sesungguhnya, mulai dari latihan paket-paket soal, tambahan pelajaran, dan yang tidak kalah penting persiapan fisik dan mental siswa”, jelasnya.
Baca Juga : LP3HI Giliran Menggugat Polda Jateng dan Desak Pencopotan Busroni

Siti menambahkan, untuk menghadapi latihan USBN peran yang sinergis antara siswa, orang tua siswa, dan guru sangat penting untuk meraih hasil yang dicita-citakan. “Di samping menhgkondisikan siswa untuk siap menghadapi ujian, kami juga selalu berkomunikasi secara intensif dengan orang tua siswa terkait perkembangan akademik, sikap, dan perilaku siswa”, imbuhnya.

Bukti dari sinergi tersebut terlihat di hari pertama sebelum siswa mulai latihan USBN.

Semua orang tua siswa bersama siswa dan guru melakukan salat duha, tausiyah, dan doa bersama di masjid Kottabarat.
Baca Juga : Inovasi E- Money SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Jadi Daya Pikat Studi Banding Forum Kepala Sekolah Bekasi

Nursalam, Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat dalam tausiyah setelah salat duha mengingatkan kepada para siswa untuk tetap tenang dan fokus dalam menghadapi latihan USBN. “Latihan USBN ini sudah mulai didampaingi pengawas silang dari sekolah lain, ustaz berharap anak-anak tetap tenang dan fokus dalam mengerjakan soal”.

Ia menambahkan bahwa kesuksesan hasil ujian sekolah bukan akhir dari perjalanan belajar,

tetapi pintu pembuka bagi kesuksesan-kesuksesan berikutnya. “Tanamkan terus dalam diri kalian semangat untuk terus bekerja keras dan pantang menyerah untuk meraih cita-cita yang diinginkan,” pungkasnya.
Baca Juga : Ingin Bawa Sepeda Dengan KA, Perhatikan Peraturan Ini

Kegiatan doa bersama dipimpin oleh Wahyu Widodo, salah satu guru agama di sekolah tersebut. Sebelum doa bersama ia mengingatkan pentingnya saling mengikhlaskan atas segala kesalahan dan kekhilafan yang pernah dilakukan sebagai prasyarat diterimanya doa.

Hari pertama latihan USBN berjalan dengan lancar dengan tingkat kehadiran siswa seratus persen. Tidak ada kendala teknis karena semua perangkat sudah disiapkan beberapa hari sebelumnya. Triawati PP

 

Sumber :

https://www.asus.com/zentalk/home.php?mod=space&uid=1619771&do=profilegg.gg/sejarah-bpupki

Pengertian Hukum Perdata Menurut Para Ahli

Pengertian Hukum Perdata

Pengertian Hukum Perdata Menurut Para Ahli

Pengertian Hukum Perdata

Pengertian Hukum Perdata

Hukum Perdata adalah ketentuan yang mengatur hak-hak dan kepentingan antara individu-individu dalam masyarakat. Dalam tradisi hukum di daratan Eropa (civil law) dikenal pembagian hukum menjadi dua hukum publik dan hukum privat atau hukum sipil. Dalam sistem Anglo-Saxon (common law) jenis yang tidak diketahui divisi.

Pengertian Hukum Perdata Menurut Para Ahli

Menurut Riduan Syahrani

Hukum perdata adalah hukum yang mengatur hubungan hukum antara satu orang dengan orang lain dalam komunitas berfokus pada kepentingan individu (pribadi).

Menurut Sri Soedewi Masjchoen Sofwan
Hukum perdata adalah hukum yang mengatur kepentingan individu warga negara yang warga individu lainnya.

Menurut Wikipedia

Hukum Perdata adalah ketentuan yang mengatur hak-hak dan kepentingan antara individu-individu dalam masyarakat.

Sejarah Hukum Perdata

Hukum perdata Belanda berasal dari hukum perdata Perancis didasarkan pada hukum Romawi ‘Corpus Juris Civilis Itu pada waktu itu dianggap sebagai hukum yang paling sempurna. Hukum swasta yang berlaku di Perancis dimuat dalam dua kodifikasi yang disebut (hukum perdata) dan Code de Commerce (hukum dagang). Sementara Perancis menguasai Belanda (1806-1813), kedua kodifikasi berlaku di Belanda masih digunakan terus menerus sampai 24 tahun setelah kemerdekaan Belanda dari Perancis (1813)

Pada tahun 1814 Belanda mulai untuk menyusun Kode Sipil (Civil) atau KUHS Belanda, menurut kodifikasi hukum Belanda yang dibuat oleh JM Kemper Kemper disebut Ontwerp. Namun, sayangnya Kemper meninggal pada tahun 1824 sebelum menyelesaikan tugasnya dan dilanjutkan dengan Nicolai, yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Belgia.

Belanda wishes menyadari pada 6 Juli 1830 dengan pembentukan dua kodifikasi baru yang mulai berlaku pada 1 Oktober 1838 karena telah terjadi pemberontakan di Belgia, yaitu:

BW (KUH Perdata Belanda atau Kode).
WvK (atau dikenal sebagai Kitab Hukum Dagang)

Menurut J. Van Kan, kodifikasi BW merupakan terjemahan dari Code Civil hasil jiplakan yang disalin dari bahasa Perancis ke dalam bahasa nasional Belanda.

Contoh Hukum Perdata

Konflik Sengketa Lahan di Palas

Sengketa lahan antara PT Sumatera Riang Lestari (SRL) dan PT Sumatera Silva Lestari (SSL) dengan orang-orang di Padang Lawas (Palas) masih terus berlanjut. Dalam hal ini, DPRD Sumatera berencana untuk bertemu dengan Menteri Kehutanan untuk penyelesaian solusi masalah.

“Kami akan bertemu Menteri Kehutanan untuk mempertanyakan proses persetujuan dan tanah sengketa antara PT SRL dengan masyarakat petani di Kecamatan Palas. Ini harus diselesaikan untuk menghindari lebih banyak korban”, kata Wakil Ketua Komisi A Syamsul Hilal H. dalam sidang yang digelar pada Kamis (4/4).

Menurut Syamsul Hilal, di lapangan telah terjadi sejumlah insiden. Karyawan terakhir dari PT SRL Jhon boyler Sian, yang dibunuh oleh massa. Perusahaan menyalahkan pemukulan yang dilakukan oleh Kelompok Tani Terang Jaya Mandiri (KTTJM).

Sebaliknya, KTTJM juga memanggil mereka terus-menerus diintimidasi. Mereka menolak disebut telah menyita lahan milik perusahaan. Tapi fakta bahwa mereka terus digusur, rumah mereka dibakar dan sebagainya. Sampai-sampai kelompok-kelompok ini menuduh polisi tidak berada di pihak mereka, tetapi bagi perusahaan.

PR PT SRL Muller Tampubolon, pertemuan meminta pemerintah untuk menegakkan hukum. Yaitu untuk menuntut siapa pun yang salah. Jika perusahaan yang salah, mereka bersedia untuk mengikuti. Tapi jika pihak lain yang salah harus diikuti.

Berbagai tanggapan dan penjelasan pihak terkait dalam hal ini pertanyaan tanah digariskan oleh masing-masing pihak. Intinya adalah bahwa setiap lembaga telah bekerja dengan baik sesuai dengan peran, tanggung jawab dan fungsi (Tupoksi) mereka masing-masing. Tapi konflik tidak mereda. Bentrokan fisik antara perusahaan dan masyarakat yang mungkin terjadi dari waktu ke waktu, jika tidak segera diselesaikan.

 

Baca Juga :

Pengertian Warga Negara Indonesia Menurut Para Ahli

Pengertian Warga Negara Indonesia Menurut Para Ahli

Pengertian Warga Negara Indonesia Menurut Para Ahli

Pengertian Warga Negara Indonesia Menurut Para Ahli

Pengertian Warga Negara Indonesia

Pengertian Warga Negara Indonesia Menurut Para Ahli- Warga negara Indonesia (WNI) adalah warga yang diakui oleh hukum sebagai warga negara Republik Indonesia. Orang ini akan diberikan kartu identitas oleh kabupaten atau (terutama Jakarta) Provinsi, tempat ia terdaftar sebagai penduduk / warga.

Pengertian Warga Negara Menurut Para Ahli

Menurut Kurniatmanto S

Warga negara diartikan sebagai negara anggota di mana sebagai anggota dari warga memiliki posisi atau posisi khusus di negerinya sendiri. Negara anggota terikat untuk menjadi hak dan kewajiban negara dalam hubungan timbal balik.

Menurut A.S. Hikam

Warga negara adalah makna kewarganegaraan, yang berarti bahwa bagian dari anggota masyarakat atau kelompok untuk membangun negara itu sendiri.

Menurut Wikipedia

Warga negara Indonesia (WNI) adalah warga yang diakui oleh hukum sebagai warga negara Republik Indonesia.

Kepada orang ini akan diberikan nomor identifikasi unik (Nomor Identifikasi Penduduk, NIK) saat ia berusia 17 tahun dan terdaftar di kantor-kantor pemerintah. Paspor yang diberikan oleh negara kepada warga negaranya sebagai bukti identitas yang bersangkutan dalam tatanan hukum internasional.

setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI
anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI
anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA), atau sebaliknya
anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut
anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah, dan ayahnya itu seorang WNI
anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNI
anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin
anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya.
anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui
anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya
anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI, yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan
anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia. Pengertian Warga Negara Indonesia Menurut Para Ahli

Selain itu, diakui pula sebagai WNI bagi

anak WNI yang lahir di luar perkawinan yang sah, belum berusia 18 tahun dan belum kawin, diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing
anak WNI yang belum berusia lima tahun, yang diangkat secara sah sebagai anak oleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan
anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal di wilayah RI, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia
anak WNA yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurut penetapan pengadilan sebagai anak oleh WNI.

Kewarganegaraan Indonesia juga diperoleh bagi seseorang yang termasuk dalam situasi sebagai berikut:

Anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal di wilayah Republik Indonesia, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia
Anak warga negara asing yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurut penetapan pengadilan sebagai anak oleh warga negara Indonesia

Di samping perolehan status kewarganegaraan seperti tersebut di atas, dimungkinkan pula perolehan kewarganegaraan Republik Indonesia melalui proses pewarganegaraan. Warga negara asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia dan telah tinggal di wilayah negara Republik Indonesia sedikitnya lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut dapat menyampaikan pernyataan menjadi warga negara di hadapan pejabat yang berwenang, asalkan tidak mengakibatkan kewarganegaraan ganda.
Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu, UU Kewarganegaraan tahun 2006 ini memperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas, yaitu untuk anak yang berusia sampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut. Pengaturan lebih lanjut mengenai hal ini dicantumkan pada Peraturan Pemerintah no. 2 tahun 2007.

Dari UU ini terlihat bahwa secara prinsip Republik Indonesia menganut asas kewarganegaraan ius sanguinis; ditambah dengan ius soli terbatas (lihat poin 8-10) dan kewarganegaraan ganda terbatas (poin 11).

Sumber : http://www.disdikbud.lampungprov.go.id/perencanaan/pengertian-ihsan.html

Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

Pengertian Psikologi

101 Fungsi, Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli Beserta Metodenya- Psikologi adalah ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari perilaku manusia dan ilmu pengetahuan fungsi mental. Praktisi di bidang psikologi disebut psikolog. Psikolog mencoba untuk mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu dan kelompok, serta belajar tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku.

Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

Dakir (1993)

Psikologi membahas perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkungan.

Muhibbin Syah (2001)

Psikologi adalah ilmu tentang perilaku terbuka dan tertutup pada manusia baik sebagai perorangan maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.

Dr. Singgih Dirgagunasa

Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia.

Plato dan Aritoteles

Psikologi adalah ilmu tentang sifat jiwa serta proses sampai akhir.

Jhon Broadus Watson

Psikologi adalah ilmu tentang perilaku lahiriah menggunakan pengamatan tujuan stimulus.

Wilhem Wundt

Psikologi adalah ilmu tentang pengalaman manusia muncul dalam, seperti perasaan sensorik, pikiran, perasaan, dan kemauan.

Woodworth dan Marquis

Psikologi adalah ilmu tentang kegiatan individu sejak ia masih dalam kandungan sampai mati sehubungan dengan alam sekitarnya.

Metode psikologi

Beberapa metodologi dalam psikologi, di antaranya sebagai berikut :

Metodologi Eksperimental

Cara ini dilakukan biasanya di dalam laboratorium dengan melakukan berbagai eksperimen. Para peneliti memiliki kontrol penuh atas jalannya percobaan. Yang menentukan apa yang akan melakukan sesuatu yang akan diperiksa ketika melakukan penelitian, seberapa sering melakukan penelitian, dan sebagainya. Dalam metode eksperimen, sifat subjektivitas dari metode introspeksi akan dapat diatasi.

Observasi Ilmiah

Pada pengamatan ilmiah, kasus di situasi yang menyebabkan tidak sengaja. Tapi proses ilmiah dan secara spontan. Pengamatan dapat secara alami diterapkan juga pada perilaku orang lain, seperti: perilaku orang-orang yang berada di department store, perilaku pengendara di jalan raya, perilaku anak-anak bermain, perilaku orang dalam bencana alam.

Sejarah Kehidupan (metode biografi)

Sejarah kehidupan seseorang dapat menjadi sumber penting data untuk lebih mengetahui “jiwa” dari orang yang bersangkutan, misalnya dari cerita ibunya, seorang anak yang tidak memenuhi syarat untuk dicatat bahwa tidak kurang cerdas tapi nya bunga sejak kecil berada di musik sehingga dia tidak cukup serius untuk mendaftar di sekolah.

Wawancara

Wawancara adalah tanya jawab pemeriksa dan terperiksa. Sehingga orang diperiksa dapat menemukan dirinya dalam hatinya, pandangannya, pendapatnya dan lain-lain sehingga diwawancarai dapat menggali semua informasi dibutuhkan.Baik kuesioner atau wawancara keduanya memiliki kesamaan, namun berbeda dalam cara mereka disajikan.

Fungsi Psikologi Sebagai Ilmu

Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu:

Menjelaskan, yaitu yang mampu menjelaskan apa, bagaimana, dan mengapa perilaku tersebut terjadi. Hasil penjelasan dalam bentuk deskripsi atau diskusi yang bersifat deskriptif Memprediksikan, yaitu mampu meramalkan atau memprediksi apa, bagaimana, dan mengapa perilaku tersebut terjadi. Hasil prediksi berupa prognosis, prediksi atau estimasi Pengendalian, Yaitu yang mengontrol perilaku seperti yang diharapkan. Manifestasi dalam bentuk langkah-langkah pencegahan, intervensi atau pengobatan dan rehabilitasi atau perawatan.


Sumber : https://pensil.co.id/

SDN Sumurwuni, Sekolah Pinggiran Lahirkan Anak Beprestasi

SDN Sumurwuni, Sekolah Pinggiran Lahirkan Anak Beprestasi

SDN Sumurwuni, Sekolah Pinggiran Lahirkan Anak Beprestasi

Memperoleh pendidikan yang layak merupakan hak setiap Warga Negara Indonesia.

Untuk itu, negara wajib hadir memfasilitasi kebutuhan pendidikan, salah satunya adalah membangun infrastuktur sekolah termasuk akses jalan.

Tak semua siswa beruntung dapat dengan mudah mencapai lokasi sekolah. Salah satunya adalah sekolah yang dikunjungi RMOLJabar, SDN Sumurwuni di Jalan Bakti ABRI Kampung Sumurwuni Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

Kondisi jalan menuju lokasi menanjak dan menurun, menyulitkan siswa yang datang ingin belajar.

Ya. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumurwuni terbilang sekolah pinggiran kedua setelah SDN

Lebakngok dari sekitar 159 SD yang ada di kota Cirebon.

Tak dikira sekolah jauh dari kebisingan suara knalpot, kotornya polusi udara dan sumpeknya hilir mudik kendaraan dan orang, akan tetapi mampu bertahan dan makin berkembang. Sekolah di bawah pimpinan H.Subagja, S.Pd ini, terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Seorang guru bidang studi/mata pelajaran agama, Udin Syamsudin, S.Ag mengatakan sekalipun letak sekolah di kawasan pinggiran kota minat masyarakat untuk menyekolahkan anak ke sekolah cukup tinggi.

“Dulu saya pernah mengalami mengajar di sekolah yang jumlah siswa/i kelas 6 hanya 14 orang”

, kata Udin yang juga sebagai sekretaris KKG PAI kota Cirebon kepada RMOLJabar.

Udin mengajar di SDN Sumurwuni semenjak tahun 2003 yang lalu. Kendatipun lokasi tempat tinggal di perkotaan dan mengajar di kawasan pinggiran kota, baginya sebuah tantangan tersendiri. Dari situ seorang guru dituntut untuk menumbuhkan kreativitas dan berimajinasi demi kemajuan pendidikan.

“Saya merasakan betul hasil perkembangan sekarang. Dari kondisi memprihatinkan, kumuh dan mengenaskan, kini sekolah memiliki bangunan dan saspras yang lebih baik”, kata Udin.

“Sekarang jumlah murid kelas 1 saja mencapai 56 anak terdiri dari 2 rombongan belajar (rombel), fasilitas penerangan, telpon bahkan internet juga ada sekarang mah”, tambahnya.

Diakui Udin, kemajuan sekolah pada hakekatnya bukan karena tanpa sebab, tentu kembali pada keseriusan dan motivasi seluruh pihak, baik pemerintah, pihak sekolah maupun masyarakat sekitar.

 

Baca Juga :

Netty: Kita Akan Gunakan SPPA Dalam Proses Hukum Pelaku

Netty: Kita Akan Gunakan SPPA Dalam Proses Hukum Pelaku

Netty Kita Akan Gunakan SPPA Dalam Proses Hukum Pelaku

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak

(P2TP2A) Netty Prasetyani menyebutkan, dalam kasus perkelahian antar siswa sekolah dasar (SD) yang berujung kematian di daerah Banjaran Kabupaten Bandung, harus menggunakan undang-undang Sistem Perajuan Pidana Anak (SPPA) dalam menyelesaikan kasus tersebut.

Dijelaskan Netty, dalam SPPA harus menghadirkan ruang, petugas penyidik, kemudian hakim atau jaksa yang semuanya telah mendapatkan pelatihan dan minimal memiliki perspektif tentang anak.

“Ketika kita bicara pelaku, korban yang melibatkan usia anak kita

akan menggunakan undang-undang SPPA (Sistem Perajuan Pidana Anak) yang menghadirkan ruang, petugas penyidik, kemudian hakim atau jaksa semuanya memang yang sudah mendapatkan pelatihan atau minimal memiliki perspektif tentang anak,” ujar Netty saat ditemui di Gedung Sate, Senin (27/11).

Sehingga kata dia, tidak ada seragam, tidak ada sorotan kamera dan sebagainya, tidak ada pertanyaan-pertanyaan sebagaimana dilontarkan kepada pelaku dewasa dan sebagainya.

“Hal seperti ini yang harus dipahami oleh para penegak hukum

, karena semenjak diundang-undangkan tahun 2012 menunggu dua tahun implementasi seharusnya kita siap, baik di kepolisian maupun di teman-teman kejaksaan dan pengadilan. Harapannya seperti itu, tidak ada victimisasi di ruang-ruang penegakan hukum berikutnya,” pungkasnya

 

Sumber :

https://s.id/67tki

 

Minimnya Minat Baca di Indonesia

Minimnya Minat Baca di Indonesia

Minimnya Minat Baca di Indonesia

Hasil survei dari studi Most Littered Nation In The World yang dirilis Duta Baca Perpustakaan

Nasional Republik Indonesia pada tahun 2016 lalu, minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah dibandingkan negara lainnya. Dari 61 negara, Indonesia menempati urutan ke-60.

Dalam setahun masyarakat Eropa atau Amerika khususnya anak-anak, bisa membaca hingga 25-27 persen buku. Selain itu, negara Asia seperti Jepang minat bacanya mencapai 15-18 persen buku per tahun. Sementara di Indonesia jumlahnya hanya mencapai 0,01 persen per tahun.

Untuk saat ini yang menjadi alasan bukan lagi kurangnya atau minimnya infrastuktur.

Melainkan , Indonesia masih sangat minim memanfaatkan insfrastuktur. Padahal untuk segi penilaian infrastuktur untuk mendukung membaca peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa.

Salah satu Mahasiswa, Sri Wahyuni (22) mengatakan, membaca sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. “Bukan hanya anak-anak saja yang dipaksa untuk membaca, melainkan orangtua pun wajib membaca, jangan sampai kewajiban itu diterapkan pada anak-anak saja. Banyak sekali buku bahkan Ebook untuk mempermudah membaca. Tinggal kemauan yang muncul dari diri sendiri untuk membacam,” ungkapnya.

Yang menjadi indikator keberhasilan tumbuhnya minat baca, bukan dilihat dari banyaknya perpustkaan,

buku dan mobil perpustakaan keliling. Melainkan dari terciptanya budaya membaca. Budaya membaca muncul atas kebiasaan dari membaca itu sendiri.

 

Sumber :

https://www.kitabisa.com/orang-baik/2763065

KPI jadi Lembaga yang Disegani

Menkominfo Ingin KPI jadi Lembaga yang Disegani

KPI jadi Lembaga yang Disegani

Menkominfo Ingin KPI jadi Lembaga yang Disegani

Menteri Komunikasi dan Informatika

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melantik jajaran pengurus Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI periode 2019-2022 di Gedung Kemkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin 5 Agustus 2019. Rudiantara meminta kepada para komisioner KPI agar menjadikan lembaga pengawas penyiaran itu disegani oleh instansi lainnya. “Kami ingin KPI menjadi suatu organisasi yang dihormati dan disegani,” kata Rudiantara.

Komisioner KPI

Rudiantara meminta komisioner KPI bekerja sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dan menjadikan institusi penyiaran tersebut menjadi lebih baik. “Selamat kepada pengurus KPI periode 2019-2022. Mereka yang dilantik ini akan bekerja sesuai fungsi dan kewajiban KPI,” tuturnya. Kepengurusan KPI 2019-2022 sebagai berikut:1. Agung Suprio: Ketua merangkap Anggota Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P)

Mulyo Hadi Purnomo:

Anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran

Wakil Ketua merangkap Anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran 3. Irsal Ambia: Anggota KPI Pusat Bidang Kelembagaan (Koordinator)4. Mimah Susanti: Anggota KPI Pusat Bidang Pengawasan Isi Siaran (Koordinator)5. Mohamad Reza: Anggota KPI Pusat Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P) (Koordinator)6. Nuning Rodiyah: Anggota KPI Pusat Bidang Kelembagaan7.

Hardly Stefano Pariela: Anggota KPI Pusat Bidang kelembagaan 8. Yuliandre Darwis: Anggota KPI Pusat Bidang Kelembagaan 9. Aswar Hasan: Anggota KPI Pusat Bidang Pengelolaan Struktur dan Sistem Penyiaran (PS2P).

Artikel terkait