Budidaya Buah Manggis

Budidaya Buah Manggis

Budidaya Buah Manggis

Budidaya Buah Manggis

1.      Pembibitan Manggis

Pohon manggis dapat diperbanyak dengan biji/bibit hasil penyambungan pucuk dan susuan. Pohon yangditanam dari biji baru berbunga pada umur 10-15 tahun sedangkan yangditanam dari bibit hasil sambungan dapat berbunga pada umur 5-7 tahun.

2.      Persyaratan Benih

Perbanyakan dengan biji utk batang bawah Biji yangakan dijadikan benih diambil dari buah tua yangberisi 5-6 segmen daging buah dengan 1-2 segmen yangberbiji, tidak rusak, beratnya minimal satu gram dan daya kecambah sedikitnya 75%. Buah diambil dari pohon yangberumur sedikitnya 10 tahun. Untuk pembuatan bibit dengan cara sambungan diperlukan batang bawah dan pucuk (entres) yangsehat. Batang bawah adalah bibit dari biji berumur lebih dari dua tahun dengan diameter batang 0.5 cm dan kulitnya berwarna hijau kecoklatan.

3.      Penyiapan Benih

Perbanyakan dengan biji utk batang bawah utk menghilangkan daging buah, rendam buah dalam air bersih selama 1 minggu (dua hari sekali air diganti) sehingga lendir dan jamur terbuang. Biji akan mengelupas dengan sendirinya dan biji dicuci sampai bersih. Celupkan biji kedalam fungisida Benlate dengan konsentrasi 3 g/L selama 2-5 menit. Kering anginkan biji di tempat teduh selama beberapa hari sampai kadar airnya 12-14%.

Pucuk untuk sambungan berupa pucuk (satu buku) yangmasih berdaun muda berasal dari pohon induk yangunggul dan sehat. Dua minggu sebelum penyambungan bagian bidang sayatan batang bawah dan pucuk diolesi zat pengatur tumbuh Adenin/Kinetin dengan konsentrasi 500 ppm utk lebih memacu pertumbuhan.

4.      Teknik Penyemaian Benih

Perbanyakan dengan biji dalam bedengan Bedengan dibuat dengan ukuran lebar 100-120 cm dengan jarak antar bedengan 60-100 cm. Tanah diolah kedalam 30 cm, kemudian campurkan pasir, tanah dan bahan organik halus (3:2:1) dengan merata. Persemaian diberi atap jerami/daun kelapa dengan ketinggian sisi Timur 150-175 cm dan sisi Barat 10-125 cm. Benih ditanam di dalam lubang tanam berukuran 10 x 10 cm dengan jarak tanam 3 x 3 cm dan jarak antar baris 5 cm pada kedalaman 0,5-1,0 cm. Tutup benih dengan tanah dan selanjutnya bedengan ditutup dengan karung goni basah atau jerami setebal 3 cm. Persemaian disiram 1-2 kali sehari, diberi pupuk urea dan SP-36 masing-masing 2 g/tanaman setiap bulan. Setelah berumur 1 tahun, bibit dipindahkan ke dalam polybag ukuran 20 x 30 cm berisi campuran tanah dan kompos/pupuk kandang (1:1). Bibit ini dipelihara sampai berumur 2 tahun dan siap ditanam dilapangan/dijadikan batang bawah pada penyambungan.

Penyemaian dan  pembibitan di dalam polybag berukuran 20 x 30 cm. Satu/dua benih disemai di dalam polybag 20 x 30 cm yangdasarnya dilubangi kecil-kecil pada kedalaman 0.5-1.0 cm. Media tanam berupa campuran tanah halus, kompos/pupuk kandang halus dan pasir (1:1:1). Simpan polybag di bedengan yangsisinya dilingkari papan/ bilah bambu agar polybag tidak roboh. Persemaian disiram 1-2 hari sekali dan diberi urea dan SP-36 sebanyak 2-3 g/tanaman setiap bulan. Bibit ini dipelihara sampai berumur 2 tahun dan siap ditanam di lapangan atau dijadikan batang bawah pada penyambungan.

Perbanyakan dengan penyambungan pucuk. Adapun cara penyambungan pucuk adalah sebagai berikut:

–         Potong bahan bawah setinggi 15-25 cm dari pangkal leher lalu buat celah di ujung batang sepanjang 3-5 cm.

–         Runcingkan pangkal batang atas sepanjang 3-5 cm.

–         Selipkan bagian runcing batang atas (pucuk) ke dalam celah batang bawah.

–         Balut bidang pertautan batang bawah dan atas dengan tali rafia. Pembalutan dimulai dari atas, lalu ikat ujung balutan dengan kuat.

–         Tutupi hasil sambungan dengan kantung plastik transparan dan simpan di tempat teduh. Setelah 2-3 minggu penutup dibuka dan bibit dibiarkan tumbuh selama 3-4 minggu. Balutan dapat dilepas setelah berumur 3 bulan yaitu pada saat bibit telah bertunas. Setelah berumur 6 bulan bibit siap dipindahtanamkan ke kebun.

–         Selama penyambungan siram bibit secara rutin dan siangi gulma.

Perbanyakan dengan penyambungan susuan. Adapun cara penyambungan susuan adalah sebagai berikut:

–         Pilih pohon induk yangproduktif sebagai batang atas.

–         Siapkan batang bawah di dalam polibag dan letakan di atas tempat yanglebih tinggi daripadapohon induk manggis.

–         Pilih satu cabang (entres) dari pohon induk utk bahan cabang atas. Diameter cabang lebih kecil atau sama dengan batang bawah.

–        Sayat batang bawah dengan kayunya kira-kira 1/3-1/2 diameter batang sepanjang 5-8 cm.

–         Sayat pula cabang entres dengan cara yangsama.

–         Satukan bidang sayatan kedua batang dan balut dengan tali rafia.

–         Biarkan bibit susuan selama 5 – 6 bulan.

–         Pelihara pohon induk dan batang bawah di dalam polibag dengan intensif.

–         Susuan berhasil jika tumbuh tunas muda pada pucuk batang atas (entres) dan ada pembengkakan (kalus) di tempat ikatan tali.

–         Bibit susuan yangbaru dipotong segera disimpan di tempat teduh dengan penyinaran 30% selama 3-6 bulan sampai tumbuh tunas baru. Pada saat ini bibit siap dipindahtanamkan.

5.      Pengolahan Media Tanam Manggis

Persiapan :

–         Penetapan areal utk perkebunan mangga harus memperhatikan faktor kemudahan transportasi dan sumber air.

–         Pembukaan Lahan
Membongkar tanaman yangtidak diperlukan dan mematikan alang-alang serta menghilangkan rumput-rumput liar dan perdu dari areal tanam.

–         Membajak tanah utk menghilangkan bongkahan tanah yangterlalu besar.

6.      Teknik Penanaman Manggis

Pengaturan Jarak Tanam : Pada tanah yangkurang subur, jarak tanam dirapatkan sedangkan pada tanah subur, jarak tanam lebih renggang. Jarak tanam standar adalah 10 m. Pemupukan Manggis: Bibit ditanam di musim hujan kecuali di daerah yangberirigasi sepanjang tahun. Sebelum tanam taburkan campuran 500 gram ZA, 250 gram SP-36 dan 200 gram KCl ke dalam lubang tanam dan tutup dengan tanah.

1)      Pembuatan Lubang Tanah

Buat lubang tanam ukuran 50 x 50 cm sedalam 25 cm dan tempatkan tanah galian tanah di satu sisi. Perdalam lubang tanam sampai 50 cm dan tempatkan tanah galian di sisi lain. Keringanginkan lubang tanam 15-30 hari sebelum tanam. Kemudian masukkan tanah bagian dalam (galian ke dua) dan masukkan kembali lapisan tanah atas yangtelah dicampur 20-30 kg pupuk kandang. Jarak antar lubang 8 x 10 m atau 10 x 10 m dihitung dari titik tengah lubang. utk lahan berlereng perlu dibuat teras, tanggul dan saluran drainase utk mencegah erosi.

2)      Cara Penanaman
Dengan jarak tanam 10x 10 m atau 8 x 10 m diperlukan 100-125 bibit per hektar. Cara menanam bibit yang benar adalah sebagai berikut:

–        Siram bibit di dalam polybag dengan air sampai polibag dapat dilepaskan dengan mudah.

–         Buang sebagian akar yangterlalu panjang dengan pisau/gunting tajam.

–         Masukkan bibit manggis ke tengah-tengah lubang tanam, timbun dengan tanah sampai batas akar dan padatkan tanah perlahan-lahan.

–         Siram sampai tanah cukup lembab.

–         Beri naungan yangterbuat dari tiang-tiang bambu beratap jerami.

7.      Pemeliharaan Tanaman

1)      Penyiangan

Lakukan penyiangan secara kontinyu dan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pemupukan dan penggemburan yaitu dua kali dalam setahun.

2)      Perempalan/Pemangkasan

Ranting-ranting yangtumbuh kembar dan sudah tidak berbuah perlu dipangkas utk mencegah serangan hama dan penyakit. Gunakan gunting pangkas yangbersih dan tajam untuk menghindari infeksi dan lapisi bekas pangkasan.

3)      Pemupukan Manggis

Jenis dan dosis pemupukan anjuran adalah:

–         Pohon berumur 6 bulan dipupuk campuran urea, SP-36 dan KCl (3:2:1) sebanyak 200-250 gram/pohon.

–         Pohon berumur 1-3 tahun dipupuk campuran 400-500 gram Urea, 650-700 gram SP-36 dan 900-1000 gram KCl (3:1:2) yangdiberikan dalam dua sampai tiga kali.

–         Pohon berumur 4 tahun dan seterusnya dipupuk campuran urea, SP-36 dan KCl (1:4:3) sebanyak 3-6 kg. pohon ditambah 40 kg/ pohon pupuk kandang. Pupuk ditaburkan di dalam larikan/di dalam lubang-lubang di sekeliling batang dengan diameter sejauh ukuran tajuk pohon. dalam larikan dan lubang sekitar 10-20 cm sedangkan jarak antar lubang sekitar 100-150 cm.

4)      Pengairan dan Penyiraman

Tanaman yangberumur di bawah lima tahun memerlukan ketersediaan air yangcukup dan terus menerus sehingga harus disiram satu sampai dua hari sekali. Sedangkan pada pohon manggis yangberumur lebih dari lima tahun, frekuensi penyiraman berangsur-angsur dapat dikurangi. Penyiraman dilakukan pagi hari dengan cara menggenangi saluran irigasi atau disiram.

5)      Pemberian Mulsa

Mulsa jerami dihamparkan setebal 3-5 cm menutupi tanah di sekeliling batang yangmasih kecil utk menekan gulma, menjaga kelembaban dan aerasi dan mengurangi penguapan air.

8.     Panen

–         Ciri dan Umur Panen Manggis

Tingkat kematangan sangat berpengaruh terhadap mutu dan daya simpan manggis. Buah dipanen setelah berumur 104 hari sejak bunga mekar (SBM). Umur panen dan ciri fisik manggis siap panen dapat dilihat berikut ini :

1)      Panen 104 hari: warna kulit hijau bintik ungu; berat 80-130 gram; diameter 55-60 mm.

2)      Panen 106 hari: warna kulit ungu merah 10-25%; berat 80-130 gram; diameter 55- 60 mm.

3)      Panen 108 hari: warna kulit ungu merah 25-50%; berat 80-130 gram; diameter 55- 60 mm.

4)      Panen 110 hari: warna kulit ungu merah 50-75%; berat 80-130 gram; diameter 55- 60 mm.

5)      Panen 114 hari: warna kulit ungu merah; berat 80-130 gram; diameter 55-65 mm.

6)      Untuk konsumsi lokal, buah dipetik pada umur 114 SBM sedangkan utk ekspor pada umur 104-108 SBM.

–         Cara Panen

Pemanenan dilakukan dengan cara memetik/memotong pangkal tangkai buah dengan alat bantu pisau tajam. utk mencapai buah di tempat yangtinggi dapat digunakan tangga bertingkat dari kayu/galah yang dilengkapi pisau dan keranjang di ujungnya. Pemanjatan seringkali diperlukan karena manggis adalah pohon hutan yangumurnya dapat lebih dari 25 tahun.

9.      Pasca panen

–       Pengumpulan

Buah dikumpulkan di dalam wadah dan ditempatkan di lokasi yangteduh dan nyaman.

–         Penyortiran dan Penggolongan

Tempatkan buah yangbaik dengan yang rusak dan yang busuk dalam wadah yangberbeda. Lakukan penyortiran berdasarkan ukuran buah hasil pengelompokan dari Balai Penelitian Pohon Buah-buahan Solok yaitu besar, sedang dan kecil.

–         Penyimpanan

Pada ruangan dengan temperatur 4-6 derajat C buah dapat tetap segar selama 40 hari sedangkan pada 9-12 derajat C tahan sampai 33 hari.


Sumber:

https://rumahbudidaya.co.id/

Hama dan Penyakit Kacang Tanah Lengkap

Kacang Tanah

Hama dan Penyakit Kacang Tanah

Kacang Tanah

Penyakit Layu

Penyakit Layu disebabkan oleh bakteri Xanthomonas Solanacearum. Pada siang hari waktu sinar matahari terik tanaman sekonyong-konyong terkulai seperti disimm air panas, tanaman langsung mati. Cara pengendalian dengan pergiliran tanaman.

Penyakit Bercak Daun

Penyakit Bercak daun disebabkan oleh cendawan Cercospora personata. Bercak yang ditimbulkan pada daun sebelah atas coklat sedangkan sebelah bawah daun hitam. Ditengah bercak daun kadang-kadang terdapat bintik hitam dari Conidiospora. Cendawan ini timbul pada tanaman umur 40 -50 hari hingga 70 hari. Cendawan ini dapat dikendalikan dengan Anthmcol atau Daconil.

Penyakit Selerotium.

Penyakit ini disebabkan oleh Selerotium rolfsii, merusak tanaman pada waktu cuaca lembab. Cendawan menyerang pada pangkal batang, bagian dari tanaman yang lunak, menimbulkan bercak-bercak hitam. Tanaman yang terserang akan layu dan mati.

Pengendalian : dengan memperbaiki pengairan, agar air pengairan dapat mengalir.

Penyakit Karat

Penyakit ini disebabkan oleh Uromyces arachidae, menyerang tanaman yang masih muda menyebabkan daun berbintik-bintik coklat daun menjadi mongering. Pengendaliannya dengan menanam varitas yang tahan.

Hama Empoasca.

Hama yang penting bagi tanaman kacang tanah adalah hama Empoasca. Hama ini tidak terlalu merugikan bagi tanaman kacang tanah. Cara pengendaliannya dengan penyemprotan Azodrin, Karphos atau lnsektisida yang tersedia.

 

Sumber : https://lahan.co.id/

Cara Menanam Bawang Putih Secara Hidroponik Dan Perawatannya

Bertanam Bawang Putih Secara Hidroponik

Bertanam Bawang Putih Secara Hidroponik

Bertanam Bawang Putih Secara Hidroponik

Cara Menanam Bawang Putih

Mungkin Anda sering bertanya-tanya apakah menanam bawang putih bisa dilakukan dengan metode hidroponik dan tanpa menggunakan tanah? Tentu saja bisa. Bertanam bawang putih secara hidroponik saat ini bahkan sudah banyak dilakukan oleh masyarakat urban.

Bawang putih adalah salah satu umbi tanaman yang banyak digunakan untuk keperluan memasak. Tidak hanya menambah cita rasa masakan, bawang putih juga sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Bertanam bawang putih secara hidroponik memang tidak semudah menanamnya secara konvensional. Butuh perawatan dan perhatian lebih. Untuk cara menanam bawang putih secara hidroponik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan baik. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menanam bawang putih secara hidroponik.

1.  Pemilihan benih bawang putih

Bawang putih dapat ditanam dari benihnya dan biasanya tersedia di toko yang menyediakan alat dan bahan pertanian. Meskipun demikian, bawang putih juga bisa ditanam dari siung bawang putih yang biasa digunakan untuk memasak. Gunakan hanya bibit yang sehat dan tidak busuk karena hal ini tentunya akan memengaruhi pertumbuhan bawang putih.

Satu siung bawang putih yang ditanam akan menghasilkan menghasilkan umbi bawang putih yang utuh. Sebelum memindahkan bibit bawang putih dalam media tanam hidroponik, Anda dapat merendam setengah bagian segmen bawang putih dalam gelas, tapi jangan merendamnya secara keseluruhan. Biarkan hingga akarnya muncul dan Anda bisa memindahkannya dalam media tanam.

2.  Penggunaan media dan faktor tanam

Beberapa media tanam hidroponik yang dapat digunakan untuk menanam bawang putih di antaranya perlite, vermiculite, atau kombinasi keduanya, yakni potting soil. Anda juga dapat menggunakan cocopeat.

Karena bawang putih merupakan tanaman yang menghasilkan umbi, tentu saja tidak bisa ditanam di media yang solid seperti rockwool atau hidroton. Ada beberapa faktor yang harus dipenuhi dalam menanam bawang putih di antaranya pH media dan nutrisi tanaman sebaiknya ada direntang 6—6,5.

Tanaman ini juga membutuhkan suhu yang relatif sejuk, yakni sekitar 15—25° C. Selain itu, tanaman bawang putih juga membutuhkan setidaknya 6 jam pencahayaan dan selebihnya biarkan dalam gelap karena tanaman ini membutuhkan fase gelap.

3.  Perawatan tanaman

Pastikan tanaman bawang putih mendapatkan nutrisi yang cukup dan faktor yang memengaruhi pertumbuhannya terjaga dengan baik. Bawang putih adalah salah satu jenis tanaman yang sangat jarang diserang hama karena tanaman ini memiliki aroma yang khas dan kandungan zat aktifnya dapat mengusir hama.

Jika tumbuh dengan baik, bawang putih dapat dipanen setelah satu hingga dua bulan dan tanda bahwa bawang siap dipanen adalah separuh daunnya akan berubah warna menjadi kecokelatan. Setelah dipanen, gantungkan bawang putih di tempat yang teduh dan sebaiknya diangin-anginkan selama 6 minggu.

 

Artikel terkait :

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Menanam Palawija

Hottestgirlsofcheerleading.Com – Palawija adalah sebuah istilah pertanian di Indonesia yang cukup populer terutama bagi para petani di daerah Jawa. Keuntungan menanam palawija bisa didapatkan petani yang memiliki area persawahan, yakni untuk ditanam menggantikan padi setelah panen.

Palawija diadopsi dari bahasa Sansekerta, yaitu phaladwija yang mempunyai arti tanaman kedua. Tanaman kedua maksudnya adalah tanaman yang memberikan hasil kedua setelah panen padi.

Tanaman palawija

Tanaman palawija memiliki peran yang cukup penting dalam penyedian kebutuhan pangan di Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik, pada 2008 palawija memberikan kontribusi hingga 30% dari total nilai produksi tanaman pangan.

Disamping itu, palawija merupakan jenis tanaman yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan, di antaranya sumber makanan pokok bagi manusia bahkan hewan ternak dan sebagai bahan baku industri.

Tanaman yang dapat dikategorikan sebagai palawija biasanya merupakan tanaman semusim atau tanaman yang hanya dapat dipanen sekali. Tanaman yang termasuk kategori palawija umumnya tanaman kacang-kacangan dan umbi-umbian.

Beberapa sumber mengatakan jika tanaman yang memiliki buah yang menempel ke tanah seperti labu, semangka, mentimun juga tergolong dalam kategori tanaman palawija. Di Indonesia sendiri jenis tersebut lebih umum dikenal dengan tanaman hortikultura.

Beberapa jenis palawija yang cukup umum dijumpai di Indonesia adalah kacang hijau, kacang tanah, kacang panjang, kedelai, jagung, sorgum, mentimun, oyong, singkong, kentang, ubi jalar, gembili, wortel, dan talas.

Keuntungan menanam palawija

Penanaman palawija dilakukan petani untuk mengisi kekosongan lahan setelah panen padi dilakukan, terutama pada musim kering. Salah satu manfaat menanam tanaman palawija bagi petani adalah untuk menambah pendapatan dari hasil panen palawija yang dilakukan.

Keuntungan lainnya ialah terjaganya tingkat keasaman tanah. Lahan yang hanya ditanami satu jenis tanaman akan menyebabkan ketidakseimbangan antara unsur H+ dan OH- pada tanah sehingga menaikkan kadar asam pada tanah. Untuk itu, tanaman palawija menjadi alat diversifikasi yang dapat menjaga tingkat keasaman tanah menjadi seimbang.

Jenis palawija

Beberapa jenis palawija dapat dikategorikan sebagai tanaman yang menguntungkan. Segi keuntungan yang didapat bukan hanya dari harga, melainkan juga dari kecepatan panen tanaman tersebut.

Terdapat beragam teknik dan cara yang dapat Anda lakukan dalam budidaya tanaman palawija.  Perbedaan cara budidaya ini bergantung pada jenis tanaman yang hendak ditanam nantinya. Namun pada dasarnya, budidaya tanaman palawija tidaklah begitu sulit dilakukan. Ini karena tanaman palawija umumnya tidak memerlukan pengairan dan mampu bertahan dalam kondisi kering.

Sumber : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/cara-menanam-buah-naga/

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik

Hottestgirlsofcheerleading.Com – Beberapa tahun terakhir, telah tumbuh kesadaran bahwa produk gandum putih bukanlah makanan terbaik untuk kita konsumsi. Jenis gandum terbaik disebutkan oleh semua penelitian yang pernah dilakukan, yakni gandum utuh (whole wheat). Gandum utuh memiliki nilai gizi lebih dan serat yang lebih banyak.

Namun demikian, ahli biologi evolusi UCLA Jared Diamond menunjukkan bahwa rekomendasi ini adalah kesalahan terburuk dalam sejarah umat manusia.

Jika gandum putih seperti nasi putih dan tepung terigu yang mendorong produksi insulin berlebih, penumpukan lemak, dan penyakit jantung, gandum utuh mungkin masih bisa menimbulkan peradangan, gangguan kekebalan tubuh, dan gangguan sistem pencernaan. Semuanya karena senyawa yang disebut gluten.

Gluten

Gluten adalah protein yang ditemukan dalam gandum dan produk gandum. Gluten bertindak seperti lem dan menekan fungsi internal Anda sehingga dapat menyebabkan peradangan jika Anda memiliki kondisi yang dinamakan penyakit Celiac. Peradangan ini dikenal sebagai penyebab utama dari penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Gluten juga diketahui menyebabkan peningkatan kelelahan, nyeri sendi, kemarahan, depresi, jerawat, eksim, lupus, migrain, kelelahan kronis, penyakit Crohn, mudah tersinggung, autisme, dermatitis, dan lain-lain. Selain itu, gluten berkontribusi juga pada gangguan penyerapan, yang berdampak kekurangan vitamin dan mineral.

Karena itu, jangan membuat kesalahan dengan langsung memercayai kata-kata bebas gluten atau gluten-free dan memakan makanan cepat saji bebas gluten seperti kue gluten-free, roti gluten-free, dan lainnya. Anda harus mengadopsi pendekatan J.E.R.F. alias Just Eat Real Food.

Apakah beras benar-benar buruk bagi kita?

Hidup di Asia tampaknya tidak bisa lepas dari nasi pada waktu makan. Dibandingkan dengan pasta dan roti, nasi adalah pilihan yang jauh lebih baik. Beras memiliki racun rendah dan protein penyimpanan beras disebut glutein, yang tidak ada hubungannya dengan gluten.

Oleh karena itu, beras bebas gluten. Namun, beras memiliki nilai gizi rendah terutama beras putih, karena hampir kehilangan semua mineral dan serat dalam proses pemurnian. Ini berarti bahwa energi yang tersedia akan dicerna dan dilepaskan ke dalam aliran darah dengan cepat.

Permintaan energi atau defisit energi

Jika tidak ada permintaan energi atau defisit energi, ini akan diubah menjadi lemak dan disimpan di dalam tubuh. Nasi putih memang bukan pilihan paling sehat, namun ini masih lebih baik daripada pasta. Tentu saja jika ada pilihan untuk memakan nasi merah, selalu pastikan untuk ambil nasi merah dan bukan nasi putih.

Beberapa alternatif gandum dan pilihan sumber karbohidrat lainnya yang lebih sehat adalah quinoa, ubi, dan sayuran.

Sumber : https://dcc.ac.id/blog/cara-menanam-bibit-buah-naga/