Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-ciri tumbuhan paku dapat dikenali dengan melihat akar, batang, dan daunnya. Selain itu, ciri tumbuhan paku juga dapat kita tinjau dari segi habitat dan cara perkembangbiakannya (reproduksi). Dibawah ini akan kita bahas masing-masing ciri tersebut:

Akar Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku memiliki akar serabut berasal dari rizoma yang tertanam di dalam tanah. Jaringan akar tumbuhan paku terdiri dari korteks, silinder pusat, dan jaringan epidermis. Ujung akar dilindungi tudung akar (kaliptra) yang berguna melindungi akar pada saat menembus tanah. Akar tumbuhan paku berfungsi untuk menyerap air dan zat makanan yang diperlukan.

Batang Tumbuhan Paku

Batang tumbuhan paku umumnya sangat pendek (tidak lebih dari 0,5 m) dan beruas-ruas. Tetapi, pada beberapa jenis tumbuhan paku, seperti paku tiang (Alsophyla glanea)dan pakis (Cyathea sp.) tinggi batangnya dapat mencapai 5 m dan kadang-kadang bercabang serta memiliki berkas pembuluh yang terdiri atas xylem dan floem.

Daun Tumbuhan Paku

Daun tumbuhan paku berwarna hijau karena berklorofil sehingga mampu menyediakan makanannya sendiri. Daun yang masih muda menggulung.  Daun tumbuhan paku dapat dilihat berdasarkan fungsi dan bentuknya. Dilihat dari fungsinya, daun tumbuhan paku dikelompokkan atas tropofil dan sporofil. Tropofil adalah daun yang berfungsi dalam proses asimilasi, sedangkan sporofil adalah daun tumbuhan paku yang berfungsi menghasilkan spora. Jika dilihat dari bentuknya, daun tumbuhan paku dikelompokkan menjadi daun mikofil (daun kecil) dan daun makrofil (daun besar).


Baca Artikel Lainnya: