Milad Ke-39 Masjid Istiqlal, Kuatkan Rasa Kebinekaan dan Toleransi Antarumat Beragama

Milad Ke-39 Masjid Istiqlal, Kuatkan Rasa Kebinekaan dan Toleransi Antarumat Beragama

Milad Ke-39 Masjid Istiqlal, Kuatkan Rasa Kebinekaan dan Toleransi Antarumat Beragama

Kemendikbud — Merayakan Milad ke-39 Masjid Istiqlal

diharapkan dapat menguatkan rasa kebinekaan dan toleransi antarumat beragama. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa semangat pembangunan Masjid Istiqlal yaitu kebersamaan dan keberagaman yang harus terus dipelihara.

“Semangat pembangunan Masjid Istiqlal yaitu kebersamaan dan keberagaman harus terus dipelihara”, ujarnya saat membuka sekaligus meresmikan Pameran Arsip Sejarah Istiqlal di Jakarta, (22-2-2017).

Dalam acara merayakan Milad ke-39 Masjid Istiqlal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah ikut terlibat merayakan Milad ke-39 Masjid Istiqlal, salah satu kegiatannya yaitu membersihkan Masjid Istiqlal hingga sampai ke bagian-bagian yang sulit dijangkau seperti menara, atap dan lubang angin juga tangga dan lantai.

Kegiatan yang telah dilaksanakan tanggal 10 sd 27 Februari 2017

ini merupakan kerja sama Kemendikbud dengan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) dengan melibatkan gabungan elemen masyarakat dan sekitar 200 pecinta alam, yang secara sukarela dan dengan keinginan sendiri ikut terlibat dalam kegiatan ini.

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir dan meresmikan Milad ke-39 Masjid Istiqlal tersebut menyampaikan, Masjid juga dapat berfungsi sebagai tempat berbudaya. “Masjid Istiqlal, salah satu masjid terbesar di dunia memiliki sejarah yang panjang, seperti yang pernah disampaikan oleh Bung Karno, yang mengatakan bahwa Masjid Istiqlal didirikan bersanding dengan Katedral untuk memberikan kepada bangsa ini bangsa yang sangat berdiri bersama-sama kita semuanya, melambangkan kebersamaan dalam keberagaman.” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Dirjen Kebudayaan) Hilmar Farid mengatakan, sejak tahun 2005 Masjid Istiqlal ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya nasional sehingga Kemendikbud memiliki tugas untuk merawat dan memeliharanya.

“Masjid Istiqlal merupakan Masjid yang sangat bersejarah, Masjid pertama di Indonesia yang memiliki bentuk arsitektur modern dan terbesar di Indonesia. Masjid Istiqlal ini di samping menjadi tempat ibadah, tetapi juga kita kembangkan menjadi tempat pusat kebudayaan dan juga pusat peradaban”, ujar Hilmar saat menyampaikan laporannya mengenai kegiatan perayaan milad tersebut.

Kegiatan merayakan Milad ke-39 Masjid Istiqlal bertujuan untuk menyegarkan kembali atas ingatan kebangsaan Indonesia tentang pentingnya upaya merawat cita-cita kemerdekaan bangsa dalam semangat kebinekaan. Merayakan Milad Istiqlal juga diharapkan mempunyai potensi menjawab tugas yang diemban pemerintah Indonesia untuk menguatkan rasa kebinekaan, rasa saling pengertian dan toleransi antarumat beragama, serta menimbulkan kesadaran jati diri bangsa Indonesia. (Nur Widiyanto/Anandes Langguana)

 

Baca Juga :