Headphone Wireless Bersuara Jernih dan Nyaman

Headphone Wireless Bersuara Jernih dan Nyaman

Headphone Wireless Bersuara Jernih dan Nyaman

Review Marshall Major III

Marshall Major III adalah headphone Bluetooth nirkabel on-ear yang dibuat sesuai dengan amplifier gitar Marshall.

Perangkat audio ini cukup nyaman, tidak terlalu mahal, terdengar bagus, dan dapat bertahan hingga 30 jam sekali pengisian. MID Bluetooth milik Marshall sendiri tidak memerlukan biaya lebih dari Rp 2 juta dan menawarkan kualitas yang lebih baik.

Walaupun Marshall Major III bukan headphone terbaik di kelasnya, ia adalah pilihan yang baik untuk penggemar Marshall yang menyukai desain simple nan elegan.

Simak review Marshall Major III Bluetooth Wireless Headphones berikut ini!

 

Kelebihan Headphone Marshall Major III

1. Kualitas Suara Jernih
headphone bluetooth marshall major iii, review marshall major iii headphone, kelebihan dan kekurangan marshall major iii headphone
Sumber Gambar: Marshall
Untuk hal ini, Marshall tidak main-main dalam proses produksinya. Produsen perangkat suara yang telah diakui dunia tersebut menggunakan driver suara berdiameter 40 mm, serta di-tuning secara kustom untuk menghasilkan suara bass unggulan, mid yang lembut dan treble jernih.

Marshall menjamin tidak akan mengecewakan warisannya selama 50 tahun bergulat di dunia perangkat suara. Benar saja, saat ini produk Marshall dianggap sebagai salah satu perangkat audio nomor di dunia.

2. Soket Ekstra untuk Berbagi Musik
headphone bluetooth marshall major iii, review marshall major iii headphone, kelebihan dan kekurangan marshall major iii headphone
Sumber Gambar: CNET
Satu feature yang sangat menarik adalah adanya soket tambahan di badan headphone. Soket misteri berukuran 3.5mm tersebut digunakan untuk berbagi musik dengan teman kamu!

Dengan menambahkan jack berukuran 3.5mm di soket tersebut, musik yang kamu nikmati akan dapat didengarkan pula oleh temanmu. Tidak seperti versi sebelumnya, Marshall III ini menawarkan salah satu dari sekian banyak fitur yang menarik.

3. Nyaman saat Digunakan
headphone bluetooth marshall major iii, review marshall major iii headphone, kelebihan dan kekurangan marshall major iii headphone
Sumber Gambar: Pocket-lint
Marshall mengoptimalkan desain bantalan telinga, bantalan kepala maupun engselnya agar bisa terasa lebih nyaman. Saat sedang tidak dipakai, kedua earcup-nya bisa dilipat ke dalam sehingga dimensinya jadi jauh lebih ringkas.

Dibalut dengan kulit sintetis, Amp Marshall menggunakan bungkus vinil daripada kulit asli, tetapi memiliki tekstur kasar yang berbeda. Headphone ini menggunakan gaya yang jauh lebih lembut, tetapi bagian kulitnya memiliki butiran yang lebih besar dan lebih tebal.

Ditambah lagi, Marshall telah merombak unit driver-nya demi menyempurnakan kualitas suaranya.

4. Baterai Awet hingga 30 Jam Non-stop!
headphone bluetooth marshall major iii, review marshall major iii headphone, kelebihan dan kekurangan marshall major iii headphone
Sumber Gambar: Marshall
Di sini Marshall telah menanamkan driver 40 mm anyar, yang diklaim bisa mereproduksi suara yang lebih jernih tanpa mengorbankan sensasi mantap yang dihasilkan dentuman bass-nya. Dalam satu kali charge, Major III dapat beroperasi hingga 30 jam nonstop.

Kabel pengisian USB mikro yang disediakan cukup panjang, sehingga lebih mudah digunakan. Marshall memperkirakan daya tahan baterai sekitar 30 jam, tetapi hasil akan bervariasi dengan tingkat volume kamu.

Kelemahan Headphone Marshall Major III

5. Sedikit Kendala saat Pairing
Sayangnya, dari banyaknya keunggulan wireless headphones ini memiliki sedikit kendala pada saat proses pairing tidak secara otomatis mematikan headphone. Namun, hal itu hanya dapat terjadi ketika ujung kabel terhubung ke perangkat seluler kamu.

Jika kamu pairing device yang lain, salah satu perangkat akan terpaksa terputus dari headphone tersebut. Ini bukan masalah besar, tetapi kamu harus memastikan perangkat dimatikan, atau kamu dapat dengan mudah menghabiskan baterai tanpa menyadarinya.

Sumber : https://how.co.id

Speaker Bluetooth Lokal yang Tahan Air dan Murah

Speaker Bluetooth Lokal yang Tahan Air dan Murah

Speaker Bluetooth Lokal yang Tahan Air dan Murah

Review Eggel Fit

Bluetooth speaker ini merupakan karya anak bangsa, tepatnya Bandung, Jawa barat, yang sedang naik daun. Produk dari Eggel ini ternyata menawarkan kualitas suara yang mantap. Speaker portable ini juga memiliki kemampuan tahan air, debu, dan tahan banting.

Pandangan pertama terhadap perangkat audio nirkabel ini adalah harganya yang murah dan kualitas suara yang ternyata lebih baik ketimbang saingan di kelasnya.

Simak ulasan tentang Eggel Fit Waterproof Bluetooth Speaker dan fitur andalannya berikut ini, Toppers!

 

Kelebihan Speaker Bluetooth Eggel Fit

1. Mudah Dibawa ke Mana Saja
review speaker bluetooth eggel fit, review eggel fit, kelebihan eggel fit, keunggulan eggel fit
Sumber Gambar: Eggel
Bobot speaker Bluetooth ini terbilang cukup ringan di kelasnya dan dimensinya relatif ringkas. Tambahan gantungan dalam paket pembelian Eggel Solo semakin meningkatkan kenyamanan saat membawa speaker ini traveling.

Speaker portable ini, selain menawarkan kualitas suara yang bagus ia juga dapat bertahan di segala medan. Di mana pun kamu berada, Eggel Fit siap menemani momen seru kamu di luar sana.

2. Kecil, Namun Kualitas Suara Boleh Dicoba
review speaker bluetooth eggel fit, review eggel fit, kelebihan eggel fit, keunggulan eggel fit
Sumber Gambar: Eggel
Kualitas suara yang dihasilkan oleh speaker Eggel Fit yang harga mulai Rp 200 ribuan ini justru mampu menghasilkan suara yang cukup kencang dengan kuantitas bass yang sangat memuaskan untuk ukurannya.

Walaupun volume dalam kondisi maksimal, hasil hasil vocal range nya lebih ekstensif dan treble sangat tajam. Mendengarkan genre musik apapun pada speaker ini, tidak menghilangkan kualitasnya sebagai bluetooth speaker dengan bentuk portable.

3. Fitur Tahan Air, Debu dan Benturan
review speaker bluetooth eggel fit, review eggel fit, kelebihan eggel fit, keunggulan eggel fit
Sumber Gambar: Eggel
Selain kualitas suara mengagumkan, perangkat berharga murah ini juga punya ketahanan luar biasa. Dengan fitur tahan air, debu dan bahkan benturan, ia sangat cocok untuk jadi andalan di semua kegiatan outdoor kamu.

4. Baterai Cukup Andal
review speaker bluetooth eggel fit, review eggel fit, kelebihan eggel fit, keunggulan eggel fit
Sumber Gambar: Eggel
Eggel Fit dibekali dengan baterai berkapasitas 1.800 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 20 jam dengan volume 50%. Ketahanan baterai ini sudah cukup luar biasa, namun sekiranya ini hanya akan awet jika kamu gunakan untuk acara di luar ruangan dalam skala kecil.

5. Mendukung SD Card
review speaker bluetooth eggel fit, review eggel fit, kelebihan eggel fit, keunggulan eggel fit
Sumber Gambar: Eggel
Dengan adanya kartu microSD, kamu bisa dengan lebih fleksibel memutar lagu favorit secara langsung di speaker Bluetooth ini. Sehingga penyimpanan di ponsel pun bisa lebih ringkas.

 

Harga Sangat Terjangkau

Dengan harga mulai Rp 200 ribuan, kamu sudah bisa mendapatkan Bluetooth speaker berkualitas buatan anak bangsa ini, Toppers!

Dengan kelebihan yang sudah disinggung di atas, speaker ini dapat menjadi opsi lain dengan harga yang sangat terjangkau. Soal harga, Eggel Fit dengan segala kapasitasnya akan bisa bersaing di pasar dunia di masa yang akan datang.

Dilengkapi Radio FM

Salah satu dari sekian banyaknya kelebihan speaker ini adalah dilengkapi dengan fitur FM Radio built in. Eggel Fit mampu menangkap siaran radio FM lokal dengan baik dan cukup jernih meski tak dilengkapi dengan antena eksternal.

Walaupun fitur ini tidak terlalu penting, tapi ini fitur yang sangat jarang dimiliki oleh speaker portable di luar sana. Jadi, fitur ini sangatlah unik dan langka.

Secara keseluruhan, Eggle Fit ini dapat menarik perhatian publik. Ditambah lagi, kita sebagai warga negara Indonesia harus mendorong produk-produk lokal, sehingga bangsa ini akan eksis di pasar dunia.

Tidak perlu diragukan lagi Eggel Fit sangat cocok untuk kamu yang sedang mencari speaker murah, namun berkualitas. Dengan harga Rp 200 ribuan, kamu sudah bisa berbagi pengalaman musikmu dengan teman-teman dan keluarga!

Sumber : https://merekbagus.co.id/

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Ciri-ciri tumbuhan paku dapat dikenali dengan melihat akar, batang, dan daunnya. Selain itu, ciri tumbuhan paku juga dapat kita tinjau dari segi habitat dan cara perkembangbiakannya (reproduksi). Dibawah ini akan kita bahas masing-masing ciri tersebut:

Akar Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku memiliki akar serabut berasal dari rizoma yang tertanam di dalam tanah. Jaringan akar tumbuhan paku terdiri dari korteks, silinder pusat, dan jaringan epidermis. Ujung akar dilindungi tudung akar (kaliptra) yang berguna melindungi akar pada saat menembus tanah. Akar tumbuhan paku berfungsi untuk menyerap air dan zat makanan yang diperlukan.

Batang Tumbuhan Paku

Batang tumbuhan paku umumnya sangat pendek (tidak lebih dari 0,5 m) dan beruas-ruas. Tetapi, pada beberapa jenis tumbuhan paku, seperti paku tiang (Alsophyla glanea)dan pakis (Cyathea sp.) tinggi batangnya dapat mencapai 5 m dan kadang-kadang bercabang serta memiliki berkas pembuluh yang terdiri atas xylem dan floem.

Daun Tumbuhan Paku

Daun tumbuhan paku berwarna hijau karena berklorofil sehingga mampu menyediakan makanannya sendiri. Daun yang masih muda menggulung.  Daun tumbuhan paku dapat dilihat berdasarkan fungsi dan bentuknya. Dilihat dari fungsinya, daun tumbuhan paku dikelompokkan atas tropofil dan sporofil. Tropofil adalah daun yang berfungsi dalam proses asimilasi, sedangkan sporofil adalah daun tumbuhan paku yang berfungsi menghasilkan spora. Jika dilihat dari bentuknya, daun tumbuhan paku dikelompokkan menjadi daun mikofil (daun kecil) dan daun makrofil (daun besar).


Baca Artikel Lainnya:

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

menurut G.R. Terry

merupakan sebuah kerangka kerja atau proses yang melibatkan pengarahan atau bimbingan suatu kelompok untuk mengarah pada tujuan organisasi dengan tindakan yang nyata.

menurut Hilman

merupakan sebuah fungsi dalam mencapai sesuatu lewat perilaku orang lain dan selalu mengawasi tindakan-tinakan individu dalam mencapai tujuan yang sama.

menurut W. Griffin

merupakan suatu proses perencanaan, mengorganisasikan, mengordinasikan dan mengontrol segala sumber daya yang dimiliki untuk mencapai sasaran dengan efisien dan efektif.

menurut William H. Newman

merupakan fungsi yang senantiasa saling berhubungan dalam memperoleh hasil lewat orang lain.

menurut Renville Siagian

merupakan usaha yang memiliki jasa pelayanan dan dapat dikelola oleh para ahli yang terlatih dan berpengalaman.

menurut Prof. Eiji Ogawa

merupakan sebuah proses merencanakan, menginflementasikan dan mengendalikan banyak kegiatan termasuk sistem pembuatan suatu barang dengan dilakukan oleh usaha organisasi yang telah memiliki sasaran dengan kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi sekitar.

menurut Federick Winslow Taylor

merupakan suatu percobaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh agar dapat menghadapi segala persoalan yang muncul dalam pimpinan organisasi atau sistem kerjasama manusia antara jiwa dan sikap seseorang dengan menggunakan alat.

menurut Henry Fayol

merupakan suatu proses merencanakan, mengorganisasikan, menggerakan segala sumber daya manusia dan mengadakan berupa pengendalian sebuah tindakan untuk mencapai tujuan.


Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

4 Bagian dalam Manajemen

4 Bagian dalam Manajemen

4 Bagian dalam Manajemen

4 Bagian dalam Manajemen

1. Perencanaan

Perencanaan dapat melibatkan segala urusan dalam memilih tugas yang mana yang mesti dilakukan sebagai upaya dalam mempertahankan tujuan dari organisasi dan mampu menjelaskan bagaimana tugas tersebut harus dilakukan dan memberikan tanda mengenai kapan tugas tersebut harus dilaksanakan. Dalam melakukan sebuah perencanaan sebaiknya berfokus pada tujuan dimana ketika perencanaan tersebut fokus terhadap tujuan maka yakin dan percaya akan muncul kesuksesan pada organisasi yang akan didapatkan dalam jangka waktu yang pendek dan panjang.

2. Pengorganisasian

Mengorganisasikan sangat perlu dilakukan dalam sebuah kinerja organisasi agar dapat memberikan tindakan langsung setelah perencanaan yang diberikan setiap grup atau individu di dalam organisasi agar mekanisme rencana dapat berjalan dengan baik.

3. Pengaruh

Memberikan sebuah motivasi merupakan keniscayaan yang harus dilakukan agar arah organisasi dapat terarah dengan baik untuk mencapai target yang jelas, motivasi ini dilakukan oleh pemimpin dimana pemimpin tersebut mesti memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus.

4. Pengendalian

Mengendalikan adalah tugas para manajer dimana para manajer dapat mengumpulkan semua informasi tentang ukuran penampilan, dapat memilah kondisi yang mana masa lalu dan masa kini, dapat menentukan tindakan selanjutnya lewat perencanaan dan jika perlu melakukan perubahan agar tercipta kondisi yang diharapkan.

Cara Menanam Bawang Putih Secara Hidroponik Dan Perawatannya

Bertanam Bawang Putih Secara Hidroponik

Bertanam Bawang Putih Secara Hidroponik

Bertanam Bawang Putih Secara Hidroponik

Cara Menanam Bawang Putih

Mungkin Anda sering bertanya-tanya apakah menanam bawang putih bisa dilakukan dengan metode hidroponik dan tanpa menggunakan tanah? Tentu saja bisa. Bertanam bawang putih secara hidroponik saat ini bahkan sudah banyak dilakukan oleh masyarakat urban.

Bawang putih adalah salah satu umbi tanaman yang banyak digunakan untuk keperluan memasak. Tidak hanya menambah cita rasa masakan, bawang putih juga sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Bertanam bawang putih secara hidroponik memang tidak semudah menanamnya secara konvensional. Butuh perawatan dan perhatian lebih. Untuk cara menanam bawang putih secara hidroponik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan baik. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menanam bawang putih secara hidroponik.

1.  Pemilihan benih bawang putih

Bawang putih dapat ditanam dari benihnya dan biasanya tersedia di toko yang menyediakan alat dan bahan pertanian. Meskipun demikian, bawang putih juga bisa ditanam dari siung bawang putih yang biasa digunakan untuk memasak. Gunakan hanya bibit yang sehat dan tidak busuk karena hal ini tentunya akan memengaruhi pertumbuhan bawang putih.

Satu siung bawang putih yang ditanam akan menghasilkan menghasilkan umbi bawang putih yang utuh. Sebelum memindahkan bibit bawang putih dalam media tanam hidroponik, Anda dapat merendam setengah bagian segmen bawang putih dalam gelas, tapi jangan merendamnya secara keseluruhan. Biarkan hingga akarnya muncul dan Anda bisa memindahkannya dalam media tanam.

2.  Penggunaan media dan faktor tanam

Beberapa media tanam hidroponik yang dapat digunakan untuk menanam bawang putih di antaranya perlite, vermiculite, atau kombinasi keduanya, yakni potting soil. Anda juga dapat menggunakan cocopeat.

Karena bawang putih merupakan tanaman yang menghasilkan umbi, tentu saja tidak bisa ditanam di media yang solid seperti rockwool atau hidroton. Ada beberapa faktor yang harus dipenuhi dalam menanam bawang putih di antaranya pH media dan nutrisi tanaman sebaiknya ada direntang 6—6,5.

Tanaman ini juga membutuhkan suhu yang relatif sejuk, yakni sekitar 15—25° C. Selain itu, tanaman bawang putih juga membutuhkan setidaknya 6 jam pencahayaan dan selebihnya biarkan dalam gelap karena tanaman ini membutuhkan fase gelap.

3.  Perawatan tanaman

Pastikan tanaman bawang putih mendapatkan nutrisi yang cukup dan faktor yang memengaruhi pertumbuhannya terjaga dengan baik. Bawang putih adalah salah satu jenis tanaman yang sangat jarang diserang hama karena tanaman ini memiliki aroma yang khas dan kandungan zat aktifnya dapat mengusir hama.

Jika tumbuh dengan baik, bawang putih dapat dipanen setelah satu hingga dua bulan dan tanda bahwa bawang siap dipanen adalah separuh daunnya akan berubah warna menjadi kecokelatan. Setelah dipanen, gantungkan bawang putih di tempat yang teduh dan sebaiknya diangin-anginkan selama 6 minggu.

 

Artikel terkait :

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Keuntungan Menanam Palawija untuk Lahan Pertanian

Menanam Palawija

Hottestgirlsofcheerleading.Com – Palawija adalah sebuah istilah pertanian di Indonesia yang cukup populer terutama bagi para petani di daerah Jawa. Keuntungan menanam palawija bisa didapatkan petani yang memiliki area persawahan, yakni untuk ditanam menggantikan padi setelah panen.

Palawija diadopsi dari bahasa Sansekerta, yaitu phaladwija yang mempunyai arti tanaman kedua. Tanaman kedua maksudnya adalah tanaman yang memberikan hasil kedua setelah panen padi.

Tanaman palawija

Tanaman palawija memiliki peran yang cukup penting dalam penyedian kebutuhan pangan di Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statistik, pada 2008 palawija memberikan kontribusi hingga 30% dari total nilai produksi tanaman pangan.

Disamping itu, palawija merupakan jenis tanaman yang memiliki banyak manfaat dan kegunaan, di antaranya sumber makanan pokok bagi manusia bahkan hewan ternak dan sebagai bahan baku industri.

Tanaman yang dapat dikategorikan sebagai palawija biasanya merupakan tanaman semusim atau tanaman yang hanya dapat dipanen sekali. Tanaman yang termasuk kategori palawija umumnya tanaman kacang-kacangan dan umbi-umbian.

Beberapa sumber mengatakan jika tanaman yang memiliki buah yang menempel ke tanah seperti labu, semangka, mentimun juga tergolong dalam kategori tanaman palawija. Di Indonesia sendiri jenis tersebut lebih umum dikenal dengan tanaman hortikultura.

Beberapa jenis palawija yang cukup umum dijumpai di Indonesia adalah kacang hijau, kacang tanah, kacang panjang, kedelai, jagung, sorgum, mentimun, oyong, singkong, kentang, ubi jalar, gembili, wortel, dan talas.

Keuntungan menanam palawija

Penanaman palawija dilakukan petani untuk mengisi kekosongan lahan setelah panen padi dilakukan, terutama pada musim kering. Salah satu manfaat menanam tanaman palawija bagi petani adalah untuk menambah pendapatan dari hasil panen palawija yang dilakukan.

Keuntungan lainnya ialah terjaganya tingkat keasaman tanah. Lahan yang hanya ditanami satu jenis tanaman akan menyebabkan ketidakseimbangan antara unsur H+ dan OH- pada tanah sehingga menaikkan kadar asam pada tanah. Untuk itu, tanaman palawija menjadi alat diversifikasi yang dapat menjaga tingkat keasaman tanah menjadi seimbang.

Jenis palawija

Beberapa jenis palawija dapat dikategorikan sebagai tanaman yang menguntungkan. Segi keuntungan yang didapat bukan hanya dari harga, melainkan juga dari kecepatan panen tanaman tersebut.

Terdapat beragam teknik dan cara yang dapat Anda lakukan dalam budidaya tanaman palawija.  Perbedaan cara budidaya ini bergantung pada jenis tanaman yang hendak ditanam nantinya. Namun pada dasarnya, budidaya tanaman palawija tidaklah begitu sulit dilakukan. Ini karena tanaman palawija umumnya tidak memerlukan pengairan dan mampu bertahan dalam kondisi kering.

Sumber : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/cara-menanam-buah-naga/

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik untuk Kesehatan Anda

Jenis Gandum Terbaik

Hottestgirlsofcheerleading.Com – Beberapa tahun terakhir, telah tumbuh kesadaran bahwa produk gandum putih bukanlah makanan terbaik untuk kita konsumsi. Jenis gandum terbaik disebutkan oleh semua penelitian yang pernah dilakukan, yakni gandum utuh (whole wheat). Gandum utuh memiliki nilai gizi lebih dan serat yang lebih banyak.

Namun demikian, ahli biologi evolusi UCLA Jared Diamond menunjukkan bahwa rekomendasi ini adalah kesalahan terburuk dalam sejarah umat manusia.

Jika gandum putih seperti nasi putih dan tepung terigu yang mendorong produksi insulin berlebih, penumpukan lemak, dan penyakit jantung, gandum utuh mungkin masih bisa menimbulkan peradangan, gangguan kekebalan tubuh, dan gangguan sistem pencernaan. Semuanya karena senyawa yang disebut gluten.

Gluten

Gluten adalah protein yang ditemukan dalam gandum dan produk gandum. Gluten bertindak seperti lem dan menekan fungsi internal Anda sehingga dapat menyebabkan peradangan jika Anda memiliki kondisi yang dinamakan penyakit Celiac. Peradangan ini dikenal sebagai penyebab utama dari penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Gluten juga diketahui menyebabkan peningkatan kelelahan, nyeri sendi, kemarahan, depresi, jerawat, eksim, lupus, migrain, kelelahan kronis, penyakit Crohn, mudah tersinggung, autisme, dermatitis, dan lain-lain. Selain itu, gluten berkontribusi juga pada gangguan penyerapan, yang berdampak kekurangan vitamin dan mineral.

Karena itu, jangan membuat kesalahan dengan langsung memercayai kata-kata bebas gluten atau gluten-free dan memakan makanan cepat saji bebas gluten seperti kue gluten-free, roti gluten-free, dan lainnya. Anda harus mengadopsi pendekatan J.E.R.F. alias Just Eat Real Food.

Apakah beras benar-benar buruk bagi kita?

Hidup di Asia tampaknya tidak bisa lepas dari nasi pada waktu makan. Dibandingkan dengan pasta dan roti, nasi adalah pilihan yang jauh lebih baik. Beras memiliki racun rendah dan protein penyimpanan beras disebut glutein, yang tidak ada hubungannya dengan gluten.

Oleh karena itu, beras bebas gluten. Namun, beras memiliki nilai gizi rendah terutama beras putih, karena hampir kehilangan semua mineral dan serat dalam proses pemurnian. Ini berarti bahwa energi yang tersedia akan dicerna dan dilepaskan ke dalam aliran darah dengan cepat.

Permintaan energi atau defisit energi

Jika tidak ada permintaan energi atau defisit energi, ini akan diubah menjadi lemak dan disimpan di dalam tubuh. Nasi putih memang bukan pilihan paling sehat, namun ini masih lebih baik daripada pasta. Tentu saja jika ada pilihan untuk memakan nasi merah, selalu pastikan untuk ambil nasi merah dan bukan nasi putih.

Beberapa alternatif gandum dan pilihan sumber karbohidrat lainnya yang lebih sehat adalah quinoa, ubi, dan sayuran.

Sumber : https://dcc.ac.id/blog/cara-menanam-bibit-buah-naga/

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi

Dikatakan organisasi jika ada aktifitas/kegiatan yang dikerjakan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dan bukan satu orang. Karena jika kegiatan itu dilakukan oleh satu orang bukan dikatakan organisasi.[1] Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Untuk memahami organisasi secara baik, maka perlu kiranya kita berangkat dari berapa

Pengertian Organisasi Menuru Para Ahli

1. James D. Mooney (1974) mengutarakan bahwa organisasi adalah setiap bentuk kerja sama manusia untuk mencapai tujuan bersama.
2. Ralp Currier Davis (1951) berpendapat bahwa organisasi adalah suatu kelompok orang-orang yang sedang bekerja kearah tujuan bersama dibawah satu kepemimpinan.
3. Herbert A. Simon (1958) mengatakan bahwa organisasi adalah suatu rencana mengenai usaha kerjasama yang mana setiap peserta mempunyai peranan yang diakui untuk dijalankan dan kewajiban-kewajiban atau tugas-tugas untuk dilaksanakan.[2]
4. Drs. Dydiet Hardjito, M.Sc organisasi adalah kesatuan sosial yang di koordinasikan secara sadar yang memungkinkan anggota mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai melalui individu secara terpisah.
5. Menurut Maringan (2004) pengertian organisasi dapat dibedakan pada dua macam, yaitu :
· Organisasi sebagai alat dari manajemen artinya organisasi sebagai wadah/tempat manajemen sehingga memberikan bentuk manajemen yang memungkinkan manajemen bergerak atau dapat dikaitkan.
· Organisasi sebagai fungsi manajemen artinya organisasi dalam arti dinamis (bergerak) yaitu organisasi yang memberikan kemungkinan tempat manajemen dapat bergerak dalam batas-batas tertentu. Dinamis berarti baa organisasi itu bergerak mengadakan pembagian pekerjaan. Misalnya pimpinan harus ditempatkan di bagian yang strategis.[3]

· Hakekat Oragnisasi menurut Edgar H. Shein dalam bukunya the Psykologi of Organization (1982) organisasi adalah Koordinasi yang direncanakan mengenai kegiatan-kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan bersama melalui pembagian kerja dan fungsi berdasarkan tingkatan otoritas (kewenangan) dan tanggungjawab. Dengan definisi ini, pada hakekatnya dalam sebuah organisasi diperlukan sejumlah pesyaratan atau gagasan, antara lain:
o Bahwa Organisasi memerlukan pengembangan dan pemeliharaan koordinasi.
o Bahwa didalam organisasi terdapat tujuan bersama yang pencapaianya harus di upayakan semaksimal mungkin.
o Di dalam Organisasi tedapat pembagian kerja (division of labor)
o Seluruh kegiatan dalam organisasi harus menciptakan keterpaduan (integration), menekankan bahwa objek koordinasi pada dasarnya bukan orang tetapi kegiatan atau pekerjaan.
Dari definisi-definisi diatas dapat disimpulkan bahwa dalam setiap organisasi terdapat tiga unsur dasar yaitu Orang-orang, Kerjasama dan Tujuan yang hendak dicapai. Organisasi juga harus memiliki lima fenomena penting yaitu :
· Organisasi harus mempunyai tujuan.
· Organisasi harus mempunyai program, kegiatan strategi dan metode untuk mencapai tujuan organisasi.
· Organisasi harus mempunyai pimpinan atau manajer yang bertanggung jawab terhadap organisasi itu dalam mencapai tujuan.
· Organisasi itu terdiri dari dua orang atau lebih.
· Organisasi itu harus ada kerjasama.[4]

Organisasi berusaha mempermudah manusia dalam menjalani hidup didunia dengan memanfaatkan segela kelebihan yang terdapat di dalam organisasi. Untuk menyelesaikan masalah, ketika dipikirkan orang banyak, maka segala masalah apapun akan mudah terselesaikan, disbanding satu orang yang memikirkannya. Satu demi satu persoalan akan selesai, tatkala dikerjakan secara gotong royong. Tak salah pepatah mengatakan “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing”. Faktor penentu terbentuknya organisasi adalah manusia sedangkan faktor yang berkaitan dengan kerja adalah kemampuan untuk bekerja, kemampuan untuk mempenaruhi orang lain dan kemampuan melaksanakan asas-asas atau prinsip-prinsip organisasi.[5]

Manusia adalah makhluk yang dinamis, ketidakterbatasan kebutuhan manusia dan keterbatasan kemampuannya untuk memenuhi kebutuhanya telah menghadapkan manusia untuk hidup berorganisasi. hal ini didukung pula dengan karakteristik manusia sebagai makhluk sosial yang tidak memungkinkan hidup wajar tanpa berorganisasi. Organisasi telah dibentuk sejak manusia pertama hidup di muka bumi, sekelompok manusia yang mempunyai orientasi dan tujuan yang relatif sama berhimpun dan berusaha untuk mencapai tujuan tersebut.

Dengan hal tersebut, memang organisasi memiliki arti yang sangat strategis dan peran yang dapat mengelola kehidupan manusia agar lebih mempunyai hakikat yang bermakna. Hakikat organisasi pada dasarnya berorientasi terhadap aspirasi dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap organisasi. Hakikat organisasi menjadi pondasi dasar dan asas dalam pengelolaan organisasi untuk mencapai tujuannya demi terciptanya sistem manajerial yang baik. Dapat dikatakan jika suatu organisasi kehilangan hakikat maka perlu dipertanyakan kontinuitas dari organisasi tersebut.

Tujuan yang ingin hendak dicapai

Lahirnya organisasi akibat adanya tujuan yang ingin hendak dicapai oleh pihak tertentu karena melihat adanya urgensi dari keberadaaan organisasi. Organisasi tidak hanya dibutuhkan pada lingkup yang kecil tetapi juga pada lingkup yang besar terlihat dari motif didirikannya organisasi. Organisasi yang kita ketahui bersama juga memiliki tingkatan tertentu tergantung pada tujuan dan objek dari organisasi tersebut. Contoh dari organisasi yaitu organisasi rumah tangga, organisasi perusahaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi kelompok tertentu, organisasi kesamaan keyakinan, organisasi kenegaraan, dan lain-lain.

Oleh karena itu, organisasi memang harus ada di dalam kehidupan manusia sebagai instrumen yang dapat mempersatukan manusia dalam proses dinamika dan keteraturan hidup. Dengan lahirnya organisasi Budi Utomo di Indonesia mengakibatkan lahirnya organisasi-organisasi yang lain yang tentu memiliki tujuan dan sasaran yang berbeda. Organisasi-organisasi tanpa manajemen akan menjadi kacau dan bahkan mungkin gulung tikar. Hal ini terbukti dengan jelas dalam situasi yang tidak normal seperti adanya bencana ketika organisasi sedang tidak teratur maka manajemen sangat dibutuhkan untuk membenahi organisasi agar menjadi lebih baik.

Baca Juga :

TEORI BELAJAR KONEKTIONISME

TEORI BELAJAR KONEKTIONISME

TEORI BELAJAR KONEKTIONISME

Belajar

Belajar adalah suatu kata yang sudah akrab dengan semua lapisan masyarakat. Bagi pelajar atau mahasiswa kata ”belajar” merupakan kata yang tidak asing. Bahkan sudah merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari semua kegiatan mereka dalam menuntut ilmu di lembaga pendidikan formal.[1]

Pengertian Belajar

Dalam kamus bahasa Indonesia, belejar didefenisikan sebagai ; berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, dan berubah tingkah laku.[2] Ada beberapa pendapat para tokoh tentang pengertian belajar, antara lain :
Ø Moh. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”.
Ø Witherington (1952): “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapan”.
Ø Crow (1958) : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru”.
Ø Hilgard (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi”.[3]
Ø James O. Whittaker : “belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.[4]
Ø Al-Rasyidin & Wahyuddin Nur Nasution : “ada 3 hal yang terkandung dalam belajar, yaitu ; belajar berkaitan dengan upaya seseorang untuk memperoleh kepandaian, belajar adalah suatu proses dimana seseorang berlatih untuk memperoleh kecakapan fisikal atau motorik agar ia terampil dalam mengerjakan sesuatu, belajar adalah suatu proses merubah tingkah laku atau tanggapan melalui interaksi dengan lingkungan.[5]
Dari pendapat-pendapat para ahli, penyusun dapat menyimpulkan bahwa belajar adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan dua unsur, yaitu jiwa dan raga. Belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotorik.

 

Ciri-ciri Belajar

Dari beberapa pengertian belajar yang telah di sebutkan diatas, kata kunci dari belajar adalah perubahan perilaku. Bimo Walgito (1969) mengemukakan bahwa ciri-ciri merubah perilaku seseorang, yaitu :
· Perubahan yang disadari dan disengaja (intensional)
· Perubahan yang berkesinambungan (kontinyu)
· Perubahan yang fungsional
· Perubahan yang bersifat positif
· Perubahan yang bersifat aktif
· Perubahan yang bersifat pemanen
· Perubahan yang bertujuan dan terarah
· Perubahan perilaku secara keseluruhan.[6]

Setiap orang (manusia) mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan dua hal yang sangat penting, yakni : pertama, berusaha mengenali hakikat dirinya, potensi-talenta dan bakat-bakat terbaiknya, dengan selalu berusaha mencari jawaban yang lebih baik tentang beberapa pertanyaan eksistensial seperti “Siapakah aku?”, “Dari manakah aku datang?”, “Kemanakah aku akan pergi?”, “Apakah yang menjadi tanggung jawabku dalam hidup ini?”, dan “Kepada siapa aku harus percaya?”; kedua, berusaha sekuat tenaga untuk mengaktualisasikan segenap bakat-potensi-talenta-nya itu, mengekspresikan dan menyatakan dirinya sepenuh-penuhnya, seutuh-utuhnya, dengan cara menjadi dirinya sendiri dan menolak untuk dibanding-bandingkan dengan segala sesuatu yang “bukan dirinya”.[7]
Tugas dan tanggung jawab pertama di atas membawa setiap pribadi pada perenungan diri agar ia menyadari keberadaannya sebagai “apa” dan “siapa”.

Tugas dan tanggung jawab kedua di atas membawa manusia untuk menampilkan dirinya sebagai pribadi yang mandiri. Dan “belajar” dalam konteks ini tak lain adalah mengusahakan agar tampilan diri (personalitas, kepribadian) itu mencerminkan hakikat atau jati diri (bakat, karakter) manusia itu sendiri.

Sumber Materi : https://guruips.co.id/