Cara Menghitung Jumlah Lilitan Trafo

Cara Menghitung Jumlah Lilitan Trafo

Cara Menghitung Jumlah Lilitan Trafo

Cara Menghitung Jumlah Lilitan Trafo

Pengertian

Transformator atau Trafo adalah suatu perangkat yang dapat mengubah taraf suatu tegangan bolak balik (AC) ke taraf tegangan bolak-balik (AC) lainnya dengan menggunakan prinsip Induksi Elektromagnetik. Transformator (Trafo) pengubah taraf tegangan AC ini pada dasarnya terdiri dari dua jenis yaitu Transformator Step Up (Trafo Step Up) yang dapat menaikan taraf tegangan AC dan Transformator (Trafo Step Down) yang dapat menurunkan taraf tegangan AC.

Di dalam transformator (trafo) terdapat dua buah kumparan atau lilitan yaitu kumparan primer dan kumparan sekunder. Rasio atau Perbedaan jumlah lilitan pada Kumparan Primer dan Sekunder inilah yang menentukan apakah sebuah Transformator tersebut adalah Trafo Step Up atau Trafo Step Down dan juga sebagai penentu taraf tegangan yang dihasilkannya.

Sebuah Trafo dikatakan Step Up apabila Np < Ns sehingga Vp < Vs, sedangkan Trafo Step Down adalah jika Np > Ns sehingg Vp > Vs. Dimana Np dan Ns adalah jumlah lilitan masing-masing pada Kumparan Primer dan Kumparan Sekunder Trafo sedangkan Vp dan Vs adalah adalah Tegangan pada Kumparan Primer dan Kumparan Sekunder.

Rumus untuk Menghitung Lilitan pada Trafo Step Up dan Step Down

Np/Ns = Vp/Vs

Atau

Ns = Np x (Vs / Vp)

Dimana :
Np : Jumlah lilitan Primer
Ns : Jumlah lilitan Sekunder
Vp : Tegangan Primer
Vs : Tegangan Sekunder

Contoh Soal Menghitung Jumlah Lilitan pada Trafo Step Up dan Step Down

Contoh soal 1

Sebuah Transformator Step-up yang dapat mengubah tegangan dari 110V menjadi 220V memiliki lilitan di kumparan primer sebanyak 50 lilitan, berapakah jumlah lilitan yang seharusnya di kumparan sekunder ?

Diketahui :
Vp = 110V (tegangan Input)
Vs = 220V (tegangan Output)
Np = 50 lilitan (lilitan pada kumparan primer/Input)
Ns = ?

Jawaban :
Pada Transformator atau Trafo Step Up (Tegangan Output lebih tinggi dari Tegangan Input), jumlah Lilitan pada kumparan sekunder (output) harus lebih banyak dari lilitan pada kumparan primer (input).

Ns = Np x (Vs / Vp)
Ns = 50 x (220V / 110V)
Ns = 100 lilitan

Jadi jumlah lilitan kumparan Sekunder pada trafo step up ini adalah 100 lilitan.

Contoh soal 2

Sebuah Transformator Step-down yang dapat mengubah tegangan dari 220V menjadi 24V memiliki lilitan di kumparan primer sebanyak 550 lilitan, berapakah jumlah lilitan yang seharusnya di kumparan sekunder ?

Diketahui :
Vp = 220V (tegangan Input)
Vs = 24V (tegangan Output)
Np = 550 lilitan (lilitan pada kumparan primer/Input)
Ns = ?

Jawaban :
Pada Transformator atau Trafo Step Down (Tegangan Input lebih tinggi dari Tegangan Output), jumlah Lilitan pada kumparan sekunder (output) harus lebih sedikit dari lilitan pada kumparan primer (input).

Ns = Np x (Vs / Vp)
Ns = 550 x (24V / 220V)
Ns = 60 lilitan

Jadi jumlah lilitan kumparan Sekunder pada trafo step up ini adalah 60 lilitan.


Baca Artikel Lainnya:

Pengertian dan Cara Mengukur Fuse

Pengertian dan Cara Mengukur Fuse

Pengertian dan Cara Mengukur Fuse

Pengertian dan Cara Mengukur Fuse

Pengertian Fuse?

Fuse atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Sekering adalah komponen yang berfungsi sebagai pengaman dalam Rangkaian Elektronika maupun perangkat listrik. Fuse (Sekering) pada dasarnya terdiri dari sebuah kawat halus pendek yang akan meleleh dan terputus jika dialiri oleh Arus Listrik yang berlebihan ataupun terjadinya hubungan arus pendek (short circuit) dalam sebuah peralatan listrik / Elektronika. Dengan putusnya Fuse (sekering) tersebut, Arus listrik yang berlebihan tersebut tidak dapat masuk ke dalam Rangkaian Elektronika sehingga tidak merusak komponen-komponen yang terdapat dalam rangkaian Elektronika yang bersangkutan. Karena fungsinya yang dapat melindungi peralatan listrik dan peralatan Elektronika dari kerusakan akibat arus listrik yang berlebihan, Fuse atau sekering juga sering disebut sebagai Pengaman Listrik.

Fuse (Sekering) terdiri dari 2 Terminal dan biasanya dipasang secara Seri dengan Rangkaian Elektronika / Listrik yang akan dilindunginya sehingga apabila Fuse (Sekering) tersebut terputus maka akan terjadi “Open Circuit” yang memutuskan hubungan aliran listrik agar arus listrik tidak dapat mengalir masuk ke dalam Rangkaian yang dilindunginya.

Bentuk Fuse (Sekering) yang paling sering ditemukan adalah berbentuk tabung (silinder) dan Pisau (Blade Type). Fuse yang berbentuk tabung atau silinder sering ditemukan di peralatan listrik Rumah Tangga sedangkan Fuse yang berbentuk Pisau (blade) lebih sering digunakan di bidang Otomotif (kendaraan bermotor).

Nilai Fuse biasanya tertera pada badan Fuse itu sendiri ataupun diukir pada Terminal Fuse, nilai Fuse diantaranya terdiri dari Arus Listrik (dalam satuan Ampere (A) ataupun miliAmpere (mA) dan Tegangan (dalam satuan Volt (V) ataupun miliVolt (mV).

Dalam Rangkaian Eletronika maupun Listrik, Fuse atau Sekering ini sering dilambangkan dengan huruf “F”.  

Cara Mengukur Fuse (Sekering) dengan Multimeter Digital

Pada umumnya Fuse memiliki bungkusan transparan yang terbuat dari Kaca maupun Plastik sehingga kita dapat melihat langsung apakah Kawat halus Fuse tersebut putus atau tidak. Tetapi ada juga jenis Fuse yang bungkusannya menutupi Kawat halus di dalamnya sehingga kita sulit untuk melihat isi daripada Fuse tersebut. Oleh karena itu, kita perlu mengukur Fuse dengan Multimeter untuk mengetahui apakah Fuse tersebut masih baik atau sudah terputus.

Berikut ini adalah cara untuk mengukur Fuse dengan menggunakan Multimeter Digital :

Aturlah posisi Saklar Multimeter pada posisi Ohm (Ω)
Hubungkan Probe Multimeter pada masing-masing Terminal Fuse / Sekering seperti pada gambar berikut ini. Fuse atau Sekering tidak memiliki polaritas, jadi posisi Probe Merah dan Probe Hitam tidak dipermasalahkan.
Pastikan nilai yang ditunjukan pada Display Multimeter adalah “0” Ohm. Kondisi tersebut menandakan Fuse tersebut dalam kondisi baik (Short).
Jika Display Multimeter menunjukan “Tak Terhingga”, maka Fuse tersebut dinyatakan telah putus atau terbakar.

Fuse yang sudah putus harus diganti dengan Fuse yang spesifikasinya yang sama. Apabila Spesifikasi Fuse yang diganti tersebut berbeda, maka fungsi Fuse yang sebagai pengaman ini tidak dapat berfungsi secara maksimal atau tidak dapat melindungi Rangkaian / Peralatan Elektronika ataupun peralatan listrik dengan baik.


Sumber:

https://www.gurupendidikan.co.id/

Jenis-Jenis Lampu Listrik

Jenis-Jenis Lampu Listrik

Jenis-Jenis Lampu Listrik

Jenis-Jenis Lampu Listrik

Seiring dengan perkembangan Teknologi, Lampu Listrik juga telah mengalami berbagai perbaikan dan  kemajuan. Teknologi Lampu Listrik bukan saja Lampu Pijar yang ditemukan oleh Thomas Alva Edison saja namun sudah terdiri dari berbagai jenis dan Teknologi. Pada dasarnya, Lampu Listrik dapat dikategorikan dalam Tiga jenis yaitu Incandescent Lamp (Lampu Pijar), Gas-discharge Lamp (Lampu Lucutan Gas) dan Light Emitting Diode (Lampu LED).

Berikut ini adalah Tiga jenis utama Lampu Listrik yang dimaksud :

Lampu Pijar (Incandescent lamp)

Lampu Pijar atau disebut juga Incandescent Lamp adalah jenis lampu listrik yang menghasilkan cahaya dengan cara memanaskan Kawat Filamen di dalam bola kaca yang diisi dengan gas tertentu seperti  nitrogen, argon, kripton  atau hidrogen. Kita dapat menemukan Lampu Pijar dalam berbagai pilihan Tegangan listrik yaitu Tegangan listrik yang berkisar dari 1,5V hingga 300V. Lampu Pijar yang dapat bekerja pada Arus DC maupun Arus AC ini banyak digunakan di Lampu Penerang Jalan, Lampu Rumah dan Kantor, Lampu Mobil, Lampu Flash dan juga Lampu Dekorasi.  Pada umumnya Lampu Pijar hanya dapat bertahan sekitar 1000 jam dan memerlukan Energi listrik yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis-jenis lampu lainnya. Lampu Halogen juga termasuk dalam kategori jenis Lampu Pijar (Incandescent lamp).

Lampu Lucutan Gas (Gas-discharge Lamp)

Gas-discharge Lamp atau Lampu Lucutan Gas adalah Lampu Listrik yang dapat menghasilkan cahaya dengan mengirimkan lucutan Elektris melalui gas yang terionisasi. Gas-gas yang digunakan adalah gas mulia seperti argon, neon, kripton  dan xenon. Gas-discharge Lamp ini juga memakai bahan-bahan tambahan seperti Merkuri, Natrium dan Halida logam. Lampu jenis ini diantaranya adalah lampu Fluorescent, Lampu Neon, Lampu Xenon Arc dan Mercury Vapor Lamp.

Lampu jenis Gas-discharge Lamp yang paling sering kita temukan tentunya adalah Lampu Fluorescent yang dipergunakan sebagai lampu penerang di rumah maupun kantor. Daya tahan lampu Fluorescent adalah sekitar 10.000 jam atau 10 kali lipat lebih tahan daripada Lampu Pijar. Lampu Fluorescent juga lebih hemat Energi jika dibandingkan dengan Lampu Pijar.

Lampu LED (Light Emitting Diode)

Lampu LED adalah Lampu listrik yang menggunakan komponen elektronika LED sebagai sumber cahayanya. LED adalah Dioda yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika diberikan Tegangan maju. Lampu listrik jenis LED ini memiliki banyak kelebihan seperti lebih hemat energi, lebih tahan lama dan tidak mengandung bahan berbahaya (contohnya Merkuri). Namun Harga Lampu LED lebih mahal jika dibanding dengan Lampu Fluorescent dan Lampu Pijar sehingga penggunaannya masih sangat terbatas. Lampu LED memiliki daya tahan hingga 25.000 jam atau 2,5 kali lipat lebih tahan lama dari Lampu Fluorescent. Jika dibanding dengan Lampu Pijar, Lampu LED lebih tahan lama hingga 25 kali lipat daripada lampu pijar.


Sumber:

https://www.kuliahbahasainggris.com/

Pengertian Teknologi Secara Umum Dan Menurut Para Ahli

Pengertian Teknologi

Pengertian Teknologi Secara Umum Dan Menurut Para Ahli

Pengertian Teknologi

Definisi Teknologi Secara Umum

Sebagian besar dari kita pasti sering mendengar tentang Teknologi baik dimedia cetak maupun digital. Akan tetapi, tahukah anda apa pengertian Teknologi? Untuk itu, mari kita melihat beberapa pendapat para pakar yang ahli di bidangnya mengenai pengertian dan definisi Teknologi.

Teknologi

Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata. Ia adalah istilah yang mencakupi banyak hal, dapat juga meliputi alat-alat sederhana, seperti linggis atau sendok kayu, atau mesin-mesin yang rumit, seperti stasiun luar angkasa atau pemercepat partikel. Alat dan mesin tidak mesti berwujud benda; teknologi virtual, seperti perangkat lunak dan metode bisnis, juga termasuk ke dalam definisi teknologi ini.

dan Teknologi juga dapat dipandang sebagai kegiatan yang membentuk atau mengubah kebudayaan. Selain itu, teknologi adalah terapan matematika, sains, dan berbagai seni untuk faedah kehidupan seperti yang dikenal saat ini. Sebuah contoh modern adalah bangkitnya teknologi komunikasi, yang memperkecil hambatan bagi interaksi sesama manusia, dan sebagai hasilnya, telah membantu melahirkan sub-sub kebudayaan baru; bangkitnya budaya dunia maya yang berbasis pada perkembangan Internet dan komputer. Tidak semua teknologi memperbaiki budaya dalam cara yang kreatif; teknologi dapat juga membantu mempermudah penindasan politik dan peperangan melalui alat seperti pistol atau bedil. Sebagai suatu kegiatan budaya, teknologi memangsa ilmu dan rekayasa, yang masing-masing memformalkan beberapa aspek kerja keras teknologis.

Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu :

  • Kemajuan teknologi yang bersifat netral (bahasa Inggris: neutral technological progress) Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
  • Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (bahasa Inggris: labor-saving technological progress) Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
  • Kemajuan teknologi yang hemat modal (bahasa Inggris: capital-saving technological progress) Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.

Banyak orang yang menggunakan teknologi, namun tidak banyak orang yang mengerti apa Definisi Teknologi sebenarnya. Oleh karena itu, banyak orang yang tidak dapat membedakan teknologi. Sebab itu juga, disini saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang pengertian teknologi.

Definisi Teknologi Menurut Para Ahli

Poerbahawadja Harahap :

  • 1) Ilmu yang menyelidiki cara- cara kerja di dalam tehnik
  • 2) Ilmu pengetahuan yang digunakan dalam pabrik- pabrik dan industri- industri.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990 : 1158) :

  1. 1) Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ilmu pengetahuan terapan.
  2. 2) Keseluruhan sarana untuk menyediakan barang- barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

Artikel terkait :

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Administrasi

Sebagian Kita Mungkin Sering Mendengar Administrasi, Namun Jarang Dari Kita Mengerti Apa Definisi Dari Administrasi. Berikut Mari Kita Simak Definisi Administrasi Secara Umum dan Menurut Para Ahli :

Administrasi adalah usaha dan kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan

Administrasi dalam arti sempit adalah kegiatan yang meliputi: catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, ketik-mengetik, agenda, dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan.

Administrasi dalam arti luas adalah seluruh proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan dengan memanfaatkan sarana prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna.

Arthur Grager

Administrasi adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan warkat suatu organisasi

George Terry

Administrasi adalah perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Sondang P. Siagian

Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

William Leffingwell dan Edwin Robinson

Administrasi adalah cabang ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran secara efisien, kapan, dan dimana pekerjaan itu harus dilakukan.

Ulbert

Administrasi secara sempit didefinisikan sebagai penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara sistematis baik internal maupun eksternal dengan maksud menyediakan keterangan serta memudahkan untuk memperoleh kembali baik sebagian maupun menyeluruh. Pengertian administrasi secara sempit ini lebih dikenal dengan istilah Tata Usaha.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

Pengertian Lingkungan Hidup

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

Pengertian Lingkungan Hidup

Pengertian Lingkungan Hidup

Definisi lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia serta mempengaruhi kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Lingkungan dibedakan menjadi dua; lingkungan biotik dan lingkungan abiotik. Lingkungan biotik adalah lingkungan yang hidup, misalnya tanah, pepohonan, dan para tetangga. Sementara lingkungan abiotik mencakup benda-benda tidak hidup seperti rumah, gedung, dan tiang listrik.

Pengertian lingkungan hidup adalah sebuah kesatuang ruang dengan segala benda dan makhluk hidup di dalamnya termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi keberlangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup yang lainnya. Lingkungan hidup mencakup ekosistem, perilaku sosial, budaya, dan juga udara yang ada.

Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli

Emil Salim 

Menurut Emil Salim, lingkungan hidup diartikan sebagai benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Definisi lingkungan hidup menurut Emil Salim dapat dikatakan cukup luas. Apabila batasan tersebut disederhanakan, ruang lingkungan hidup dibatasi oleh faktor-faktor yang dapat dijangkau manusia, misalnya faktor alam, politik, ekonomi dan sosial.

Soedjono 

Soedjono mengartikan lingkungan hidup sebagai lingkungan fisik atau jasmani yang terdapat di alam. Pengertian ini menjelaskan bahwa manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan dilihat dan dianggap sebagai perwujudan fisik jasmani. Menurut definisi Soedjono, lingkungan hidup mencakup lingkungan hidup manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan yang ada di dalamnya.

Munadjat Danusaputro 

Lingkungan hidup adalah semua benda dan daya serta kondisi termasuk didalamnya manusia dan tingkah perbuatannya yang terdapat dalam ruang dimana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup yang lain. dengan demikian, lingkungan hidup mencakup dua lingkungan, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan budaya.

Otto Soemarwoto 

Otto Soemarwoto berpendapat bahwa lingkungan hidup merupakan semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang kita tempati dan mempengaruhi kehidupan kita. Menurut batasan tersebut secara teoritis ruang yang dimaksud tidka terbatas jumlahnya. Adapun secara praktis ruang yang dimaksud selalu dibatasi menurut kebutuhan yang dapat ditentukan.

Sambas Wirakusumah

Lingkungan merupakan semua aspek kondisi eksternal biologis, dimana organisme hidup dan ilmu-ilmu lingkunga menjadi studi aspek lingkungan organisme itu.

Definisi mengenai lingkungan hidup tidak hanya datang dari para ahli, tetapi definisi tersebut dituangkan pula dalam undang-undang, yaitu Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Di dalam undang-undang ini, lingkungan hidup diartikan sebagai kesatuan, dan mahluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya.

Menurut Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tersirat bahwa lingkungan hiduplah yang mempengaruhi mahluk hidup, termasuk di dalamnya manusia. Manusia hendaknya menyadari kalau alamlah yang memberi kehidupan dan penghidupan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kemendikbud Raih Tiga Penghargaan dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017

Kemendikbud Raih Tiga Penghargaan dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017

Kemendikbud Raih Tiga Penghargaan dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2017

Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

meraih tiga penghargaan dalam gelaran tahunan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Selasa (12/12). Dua dari tiga penghargaan itu diterima langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendikbud, Daryanto, mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Kemendikbud berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu kementerian dengan tingkat kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaik. Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif pada malam penutupan peringatan Hakordia 2017 yang disaksikan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. Penghargaan juga diberikan kepada 14 kementerian/lembaga/pemerintah daerah/BUMN lainnya.

Kemendikbud juga berhasil meraih penghargaan sebagai Anjungan Terbaik Ketiga

(Best Booth Award) dalam Pameran Hakordia 2017 yang berlangsung selama dua hari, Senin (11/12) dan Selasa (12/12). Penghargaan untuk anjungan Kemendikbud yang diberi tema “Pendidikan Karakter Melawan Korupsi” itu diserahkan oleh Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang.

Capaian lainnya adalah diberikannya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) kepada tiga satuan kerja (satker) di lingkungan Kemendikbud. Ketiga satker tersebut adalah Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah, Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika (P4TK BOE) Malang, dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BPPAUD) Dikmas Jawa Timur. Piagam WBK disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur kepada pimpinan satker terkait.

Daryanto menuturkan, capaian-capaian tersebut sangat membanggakan dan merupakan bukti kerja keras lintas unit di lingkungan Kemendikbud. “Keberhasilan ini memacu untuk menunjang keberhasilan reformasi birokrasi,” katanya.

Dalam sambutan penutupan Hakordia 2017, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan

bahwa pencegahan korupsi harus dilakukan di berbagai bidang, antara lain pendidikan, birokrasi, dan kesejahteraan.

Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) diperingati setiap tanggal 9 Desember. Setiap tahun pula Kemendikbud turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan untuk memeringati peringatan tersebut. Salah satunya dengan mengikuti pameran yang menampilkan dukungan Kemendikbud terhadap praktik-praktik pemberantasan dan pencegahan korupsi. (itjen.kemdikbud.go.id/Ryka Hapsari Putri)

 

Baca Juga :

 

 

UN 2018 Akan Ada Isian Singkat untuk Matematika

UN 2018 Akan Ada Isian Singkat untuk Matematika

UN 2018 Akan Ada Isian Singkat untuk Matematika

Kemendikbud — Satu hal yang berbeda dari ujian nasional (UN) tahun 2018

adalah adanya soal mata pelajaran matematika yang harus dijawab dengan isian singkat. Kebijakan baru ini diterapkan untuk mengukur kemampuan siswa melalui soal yang menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills).

Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kiki Yuliati, saat pembukaan Rapat Koordinasi Training of Trainers (ToT) Sosialisasi Pelaksanaan UN 2018 di Jakarta, Minggu (11/12/2017).

“Dari sisi tujuan penilaiannya sendiri, isian singkat ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir

tingkat tinggi siswa,” ujar Kiki.

Ia menegaskan, isian singkat untuk mata pelajaran matematika ini tidak sama dengan esai. Namun, akan ada mekanisme penilaian atau scoring khusus untuk jawaban berupa isian singkat. Saat ini BSNP dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru mengembangkan soal UN dengan jawaban isian singkat untuk mata pelajaran matematika. Ke depan, secara bertahap akan dikembangkan pula soal dengan jawaban isian singkat untuk mata pelajaran lain.

“Kita baru mengembangkan matematika untuk skala jumlah peserta UN yang besar ini. Kita lakukan bertahap, dimulai dari matematika,” kata Kiki. Ia menambahkan, jumlah butir soal untuk isian singkat tersebut tidak banyak. “Jadi belum dominan,” tuturnya.

Sejak bulan Agustus 2017, BSNP telah menerbitkan Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018

yang dapat diunduh di laman https://www.kemdikbud.go.id. Kiki menuturkan, kisi-kisi soal UN dibuat BSNP bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud.

Kisi-kisi yang telah diterbitkan itu mencakup untuk semua soal, sehingga bisa dijadikan sebagai soal pilihan ganda maupun isian singkat. “Jadi satu kisi-kisi yang sama, lalu dari kisi-kisi itu kita memilah dan memilih mana yang bisa untuk pilihan ganda, mana yang bisa untuk isian singkat,” katanya. (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

https://sel.co.id/

Pinisi Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Kemendikbud Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Pinisi Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Kemendikbud Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Pinisi Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Kemendikbud Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Kemendikbud — UNESCO menetapkan Pinisi sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada Sidang ke-12 Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Pulau Jeju, Korea Selatan, Kamis, (7/12/2017). Sidang yang akan berakhir pada 9 Desember 2017 itu telah menetapkan usulan Indonesia, yaitu PINISI: Seni Pembuatan Perahu di Sulawesi Selatan (PINISI: Art of Boatbuilding in South Sulawesi) ke dalam UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Penetapan Pinisi: Art of Boatbuilding in South Sulawesi, ke dalam Warisan Budaya Takbenda UNESCO merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap arti penting pengetahuan akan teknik perkapalan tradisional yang dimiliki nenek moyang bangsa Indonesia yang diturunkan dari generasi ke generasi dan yang masih berkembang sampai hari ini.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Dirjen Kebudayaan Kemendikbud), Hilmar Farid, terkait penetapan Pinisi sebagai Warisan Budaya TakBenda UNESCO. Hilmar juga mengungkapkan rasa bangga dengan pengakuan dunia terhadap warisan budaya Indonesia.

“Sebagai bangsa Indonesia tentunya rasa syukur dan bangga dengan ditetapkannya seni pembuatan perahu Pinisi dalam representative list UNESCO. Mewakili pemerintah, saya mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat atas kepeduliannya sehingga karya budaya ini ditetapkan,” ujar Hilmar di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Lebih lanjut ia menyampaikan, penetapan tersebut dapat menjadi pemicu agar generasi muda dapat bangga untuk tetap menjaga nilai tradisi kebudayaan yang dimiliki.

“Dunia saja mengakui, tentunya bangsa Indonesia harus lebih mengakui. Dan kita berharap para generasi muda menjadi lebih bangga dan menggali nilai tradisi budaya untuk lebih dikembangkan,” tambahnya.

Dengan penetapan Pinisi ini, maka Indonesia telah memiliki delapan elemen budaya dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Tujuh elemen yang telah terdaftar sebelumnya adalah Wayang (2008), Keris (2008), Batik (2009), Angklung (2010), Tari Saman (2011), dan Noken Papua (2012), dan Tiga Genre Tari Tradisional Bali (2015). Serta satu program Pendidikan dan Pelatihan tentang Batik di Museum Batik Pekalongan (2009).

Sekretariat Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO

menggarisbawahi tentang perlunya Indonesia membuat program untuk tetap menjaga ketersediaan bahan baku bagi keberlanjutan teknologi tradisional ini, yang diwujudkan dalam bentuk perahu yang berbahan baku utama kayu. Selain itu, sidang juga menilai perlunya program-program baik melalui pendidikan formal, informal maupun nonformal terkait dengan transmisi nilai tentang teknik dan seni pembuatan perahu tradisional ini kepada generasi muda.

Hotmangaradja Pandjaitan, Duta Besar LBPP Prancis, Monaco dan Adora

/Wakil Tetap RI di UNESCO mengatakan bahwa komunitas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengusulan Pinisi ke dalam daftar ICH UNESCO, hal ini menjadi momentum yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh pemerintah pusat dan daerah serta komunitas untuk memberikan perhatian lebih dalam pengelolaan Warisan Budaya Takbenda yang ada di wilayahnya masing-masing terutama bagi pengembangan pengetahuan, teknik dan seni warisan budaya tak benda yang perlu dilestarikan di tanah air pada umumnya, seperti pembuatan perahu tradisional Pinisi ini.

 

Sumber :

https://merkterbaik.com/

Cara Agar Wajah Terbebas dari Minyak

Cara Agar Wajah Terbebas dari Minyak

Cara Agar Wajah Terbebas dari Minyak
Punya kulit berminyak memang mengesalkan. Wajah sering banget terlihat mengilap, belum lagi jerawat juga jadi sering muncul. Terus kita harus bagaimana dong untuk mengurangi minyak di wajah?

Biasakan Cuci muka tiga kali dalam sehari

Kalau biasanya kita mencuci muka ketika bangun tidur dan mau tidur, boleh juga nih mencoba mencuci muka di siang hari. Lebih baik hindari penggunaan susu pembersih, karena membuat kulit jadi makin berminyak. Mencuci muka terlalu sering justru membuat kulit jadi kering.
Sediakan selalu kertas minyak untuk wajah
Ya walaupun kertas minyak enggak terlalu ampuh untuk mengurangi minyak di wajah, at least, kertas minyak berguna banget untuk menghilangkan kilap.
Gunakan toner sehabis cuci muka
Toner berfungsi untuk mengurangi kadar minyak di wajah. Asal jangan gunakan toner yang mengandung alkohol ya, alkohol justru membuat kulit jadi lebih kering. Kelenjar minyak di wajah justru bakal memproduksi minyak berlebih.
Oleskan masker lumpur secara teratur
Coba deh sesekali mencoba perawatan masker lumpur di salon. Masker ini berguna banget untuk menyerap minyak dan mengurangi iritasi kulit sensitif.

Gunakan bedak tabur

Dibandingkan bedak padat, lebih baik pilihlah bedak tabur. Bedak jenis ini bisa berguna untuk meminimalkan minyak berlebih di wajah.

Baca Juga :