Pelacur-pelacur kota Jakarta

Pelacur-pelacur kota Jakarta

Pelacur-pelacur kota Jakarta

Pelacur-pelacur kota Jakarta
Pelacur-pelacur kota Jakarta

dari kelas tinggi dan kelas rendah

telah diganyang

telah diburu-buru

88

mereka kecut

keder

terhina dan tersipu-sipu

sesalkan mana yang mesti kau sesalkan

tapi jangan kau kIewat putus asa

dan kau relakan dirimu dibikin korban

wahai pelacur-pelacur kota Jakarta

sekarang bangkitlah

sanggul kembali rambutmu

karena setelah menyesal

datanglah kini giliranmu

bukan untuk membela diri melulu

tapi untuk lancarkan serangan

karena

sesalkan mana yang mesti kau sesalkan

tapi jangan kau rela dibikin korban

Sarinah

katakan kepada mereka

bagaimana kau dipanggil ke kantor menteri

bagaimana ia bicara panjang lebar kepadamu

tentang perjuangan nusa bangsa

dan tiba-tiba tanpa ujung pangkal

ia sebut kau inspirasi revolusi

sambil ia buka kutangmu

dan kau. Dasima

kabarkan kepada rakyat

bagaimana para pemimpin revolusi

bicara tentang kemakmuran dan api revolusi

sambil celananya basah

dan tubuhnya lemas

terkapar di sampingmu

ototnya keburu tak berdaya

politisi dan pegawai tinggi

adalah culak yang rapi

kongres-kongres dan konperensi

89

90

tak pemah berjalan tanpa kalian

kalian tak pemah bisa bilang “tidak”

lantaran kelaparan yang menakutkan

kemiskinan yang mengekang

dan telah lama sia-sia carl kerja

ijazah sekolah tanpa guna

para kepala jawatan

akan membuka kesempatan

kalau kau membuka paha

sedang diluar pemerintahan

perusahaan-perusahaan macet

lapangan kerja tak ada

revolusi para pemimpin

adalah revolusi dewa-dewa

mereka berjuang untuk sorga

dan tidak untuk bumi

revolusi dewa-dewa

tak pemah menghasilkan

lebih banyak lapangan kerja

bagi rakyatnya

kalian adalah sebagain kaum penganggur

yang mereka ciptakan

namun

sesalkan mana yang mesti kau sesalkan

tapi jangan klewat putus asa

dan kau rela dibikin korban

pelacur-pelacur kota Jakarta

berhentilah tersipu-sipu

ketika kubaca dikoran

bagaimana badut-badut mengganyang kalian

menuduh kalian sumber bencana negara

aku jadi murka

kalian adalah temanku

ini tidak bisa dibiarkan

astaga

mulut-mulut badut

mulut-mulut yang latah

bahkan sex mereka berpolitikkan

saudari-saudariku

membubarkan kalian

tidak semudah membubarkan partai politik

mereka hams beri kalian kerja

mereka harus pulihkan derajat kalian

mereka hams ikut memikul kesalahan

saudari-saudariku

ambillah gaIah

kibarkan kutang-kutangmu di ujungnya

araldah keliling kota

sebagai panji-panji yang telah mereka nodai

kini giliranmu menuntut

katakanlah kepada mereka

menganjurlcan mengganyang pelacur

adaIah omong kosong

pelacur-pelacur kota Jakarta

saudari-saudariku

jangan melulu keder pada lelaki

dengan mudah

kalian bisa telanjangi kaum palsu

naikkan tarifmu dua kaIi

dan mereka akan kelabakan

mogoklah satu bulan

dan mereka akan puyeng

laIu mereka akan jina

dengan istri sudaranya.

Baca Juga :