Pengertian Pancreas Dan Jaringannya Lengkap

Pengertian Pancreas

Pengertian Pancreas Dan Jaringannya Lengkap

Pengertian Pancreas

Pengertian Pancreas

Pancreas adalah kelenjar majemuk bertandan. Strukturnya sangat mirip dengan kelenjar ludah. Panjangnya kira-kira 15cm mulai dari duodenum sampai limpa, dan dilukiskan sebagai terdiri dari tiga bagian:

1. Kepala pancreas yang paling lebar, letaknya di sebelah kanan rongga abdomen dan di dalam lekukan duodenum, dan yang praktis melingkarinya.
2. Badan pancreas merupakan bagian utama pada organ itu dan letaknya di belakang lambung dan di depan vertebra lumbalis pertama.
3. Ekor pancreas adalah bagian yang runcing di sebelah kiri, dan yang sebenarnya menyentuh limpa.4


Jaringan Utama Pankreas

Ada dua jaringan utama yang menyusun pankreas :

  1. Jaringan Asini; berfungsi untuk mensekresi getah pecernaan dalam duodenum.
  2. Pulau Langerhans; Pulau Langerhans adalah kumpulan sel berbentuk ovoid, berukuran 76×175 mm dan berdiameter 20 sampai 300 mikron tersebar di seluruh pankreas, walaupun lebih banyak ditemukan di ekor daripada kepala dan badan pankreas. Pulau-pulau ini menyusun 1-2% berat pankreas.

Sebagai organ, pankreas memiliki dua fungsi yang penting, yaitu fungsi eksokrin yang memegang peranan penting dalam fungsi pencernaan, dan fungsi endokrin yang menghasilkan hormon insulin, glukagon, somastatin dan pankreatik polipeptida. Fungsi endokrin adalah untuk mengatur berbagai aspek metabolisme bahan makanan yang terdiri dari karbohidrat, lemak dan protein. Komponen endokrin pankreas terdiri dari kurang lebih 0,7 sampai 1 juta sel endokrin yang dikenal sebagai pulau-pulau langerhans. Sel pulau dapat dibedakan sebagai4 :

  1. Sel alfa (lebih kurang 20% dari sel pulau) yang menghasilkan glucagon
  2. Sel beta (lebih kurang 80 % dari sel pulau) yang menghasilkan hormon insulin dari proinsulin. Proinsulin berupa polipeptida yang berbentuk rantai tunggal dengan 86 asam amino. Proinsulin berubah menjadi insulin dengan kehilangan 4 asam amino dan dengan rantai asam amino dari ke-33 sampai ke-63 yang menjadi peptida penghubung (connecting peptide)
  3. Sel D (lebih kurang 3-5% dari sel pulau ) yang menghasilkan somatostatin.
  4. Sel PP yang menghasilkan pankreatik polipeptida.

Baca Juga :